Polres Trenggalek Gelar FGD,Kekerasan Seksual di Ponpes Jadi Isu Utama

foto : fgd kapolres trenggalek

TROL,Trenggalek – Kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) di kabupaten Trenggalek menjadi perhatian serius Polres setempat.

Polres Trenggalek pun mencari cara untuk cegah tangkal peristiwa serupa.Antara cara itu dengan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) pada Senin (7/10) yang melibatkan berbagai pihak antara lain Forkopimda, Dinsos, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kemenag, MUI, serta organisasi Islam seperti PCNU dan PD Muhammadiyah.

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, menyatakan bahwa diskusi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pondok pesantren dan peran vitalnya dalam masyarakat. “Kami ingin bertukar pikiran dan berbagi, untuk meminimalisir kejadian serupa di Kabupaten Trenggalek agar tidak terulang,” ujarnya.

Sejumlah peserta FGD juga menyoroti pentingnya pengelolaan dan manajemen yang baik di ponpes sebagai langkah antisipatif. Selain itu, mereka menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, dengan sanksi tegas sesuai regulasi, termasuk pencabutan izin operasional jika diperlukan.

Kapolres berharap hasil FGD ini dapat menjadi acuan bagi para pihak terkait dalam menangani persoalan yang muncul. “Menjadi harapan kita semua, kasus seperti ini adalah yang terakhir dan tidak terjadi lagi di Kabupaten Trenggalek,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *