TROL, Tulungagung – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung menghadiri penilaian Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) tingkat Provinsi Jawa Timur di Balai Desa Jabalsari, Kamis (23/4).
Kehadiran tim penilai provinsi tersebut disambut sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pembangunan keluarga di daerah.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menyebut kegiatan ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Ini adalah kehormatan bagi kami, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan keluarga di Tulungagung,” tutur Plt Bupati Ahmad Baharudin.
Ia menambahkan, momentum penilaian ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pihak dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” katanya.
Plt Bupati Ahmad Baharudin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberikan dukungan penuh terhadap penguatan dan implementasi Kampung KB Lestari di Desa Jabalsari. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun kampung keluarga berkualitas secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menghadirkan program yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan untuk mendukung terwujudnya kampung keluarga berkualitas,” tegasnya.
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari penyediaan kebijakan dan regulasi yang mendukung, penganggaran berkelanjutan, hingga pembentukan kelembagaan dan tim yang solid. Selain itu, integrasi program ke dalam perencanaan pembangunan daerah serta penguatan kolaborasi lintas sektor terus didorong agar pelaksanaan program berjalan terpadu dan berkesinambungan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Kampung KB Lestari Jabalsari sebagai kampung percontohan yang dinilai inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kampung KB Lestari Jabalsari ini menjadi contoh yang baik. Tidak hanya kaya inovasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menilai semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan di tingkat desa.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan yang sederhana namun bermakna,” tambahnya.
Ke depan, pihaknya berharap praktik baik dari Kampung KB Lestari Jabalsari dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
“Kami berharap praktik baik ini dapat terus dikembangkan, direplikasi, dan menginspirasi desa-desa lainnya di Tulungagung,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Plt Kepala DPMD, Kepala Dinas KB, Camat Sumbergempol, serta Kepala Desa Jabalsari. (jk)











