TROL,- Mesir memastikan langkah bersejarah ke babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G, di Stadion Seattle pada Sabtu (27/6) pagi WIB. Hasil tersebut mengantarkan The Pharaohs finis sebagai runner-up grup dan untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Pada babak 32 besar, tim asuhan Hossam Hassan akan menghadapi Australia, sementara Iran masih harus menanti hasil pertandingan di Grup J, K, dan L untuk mengetahui apakah mereka berhak melaju sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Mesir mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru beberapa menit laga berjalan, Mahmoud Saber membawa timnya unggul setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Alireza Beiranvand atas tembakan Mohamed Salah yang sempat membentur pemain bertahan Iran.
Iran memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit kesembilan ketika Mehdi Taremi mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Mohamed Abdelmonem. Namun, kiper Mostafa Shobeir tampil gemilang dengan menepis eksekusi Taremi dan mempertahankan keunggulan Mesir.
Penjaga gawang berusia 24 tahun itu kembali melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan tembakan Milad Mohammadi ke sudut bawah gawang. Meski demikian, Iran akhirnya menyamakan skor melalui Ramin Rezaeian, yang dengan sigap menyambar bola muntah dari sudut sempit untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Shobeir nyaris melakukan kesalahan fatal menjelang turun minum setelah gagal mengantisipasi sebuah umpan silang. Beruntung bagi Mesir, sundulan Shoja Khalilzadeh masih melenceng dari sasaran sehingga skor tetap imbang hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Mesir lebih banyak mengontrol permainan. Mereka tampil disiplin sambil memantau perkembangan pertandingan Grup G lainnya, di mana keunggulan Belgia atas Selandia Baru turut memengaruhi posisi akhir klasemen.
Iran hampir mencetak gol kemenangan pada masa injury time yang sekaligus berpotensi membawa mereka finis sebagai runner-up grup. Namun, gol Shoja Khalilzadeh dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan telah terjadi offside. Sesaat kemudian, Shobeir kembali menjadi penyelamat dengan menggagalkan peluang Saeid Ezatolahi.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil itu cukup bagi Mesir untuk mengukir sejarah dengan menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya, sedangkan Iran masih harus menunggu hasil dari grup lain guna memastikan nasib mereka di turnamen.
Susunan Pemain
Mesir (4-2-3-1): 23-Shobeir, 3-Hany, 6-Abdelmonem (Ibrahim 14′), 5-Rabia, 13-El Fotouh, 17-Lasheen, 21-Saber (Ateya 46′), 8-Ashour (Marmoush 46′), 11-Ziko (Abdelkarim 76′), 10-Salah (Zizo 57′), 7-Trezeguet.
Iran (5-4-1): 1-Beiranvand, 23-Rezaeian, 13-Kanaani (Hardani 46′), 4-Khalilzadeh, 19-Nemati, 5-Mohammadi, 21-Ghorbani, 6-Ezatolahi, 8-Mohebi, 14-Ghoddos (Moghanlou 67′), 9-Taremi.
Gol Mesir: Saber (5)
Gol Iran: Rezaeian (14). (jk)
Sumber: fifa.com











