Pemkab Tulungagung Hadirkan Rumah Terapi ABAKU, Layani Terapi Gratis Anak Dengan Hambatan Perkembangan

TROL, Tulungagung – Kabar baik bagi keluarga yang memiliki anak dengan hambatan perkembangan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung kini memiliki Rumah Terapi Anak, Budaya, Aktif, Kreatif, dan Unggul (ABAKU) yang menyediakan layanan terapi secara gratis.

Rumah Terapi ABAKU diresmikan Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin pada Kamis (13/8). Fasilitas tersebut menempati salah satu gedung milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Rumah terapi ini hadir sebagai upaya mendekatkan akses layanan terapi kepada masyarakat. Sejumlah layanan disiapkan bagi anak dengan hambatan perkembangan, meliputi terapi bicara, terapi okupasi, dan fisioterapi.

Plt Bupati Ahmad Baharudin mengatakan, keberadaan Rumah Terapi ABAKU diharapkan dapat membantu keluarga yang selama ini membutuhkan akses layanan terapi bagi anak-anak mereka.

Lebih lanjut Plt Bupati mengatakan, Rumah Terapi ABAKU nantinya tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi ruang yang mampu menghadirkan harapan, semangat, dan dukungan bagi setiap individu maupun keluarga yang sedang menjalani proses terapi.

Plt Bupati menekankan, keberhasilan sebuah layanan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia serta kepedulian dalam memberikan pelayanan.

Karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh pengelola dan tenaga yang terlibat di Rumah Terapi ABAKU agar selalu mengedepankan profesionalisme, integritas, keselamatan, serta pendekatan yang penuh empati.

“Layani masyarakat dengan hati, dengarkan kebutuhan mereka, dan berikan pendampingan sebaik-baiknya,” pesannya.

Pemkab Tulungagung, juga berkomitmen mendorong pengembangan layanan tersebut. Pengembangan dapat dilakukan melalui penambahan fasilitas maupun tenaga terapis sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Semoga keberadaan Rumah Terapi dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga, serta terus berkembang menjadi layanan yang profesional, terpercaya, dan berkelanjutan,” ucap Ahmad.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan Rumah Terapi ABAKU di Tulungagung.

Sementara itu, Kabag TU Sentra Terpadu Kartini Temanggung Kementerian Sosial Lulut Sugiyanto mengatakan, Tulungagung menjadi daerah ke-21 yang memiliki Rumah Terapi ABAKU.

Menurut Lulut, keberadaan rumah terapi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan layanan terapi kepada masyarakat, khususnya bagi anak dengan hambatan perkembangan.

“Harapannya semakin banyak anak dengan hambatan perkembangan yang mendapatkan akses layanan terapi, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.

Kehadiran Rumah Terapi ABAKU di Tulungagung diharapkan menjadi salah satu penguatan layanan sosial dan kesehatan bagi anak dengan hambatan perkembangan. Selain memberikan terapi secara gratis, fasilitas ini juga diharapkan menjadi ruang pendampingan bagi keluarga dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

Dengan semakin dekatnya akses layanan, Rumah Terapi ABAKU diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas sekaligus berkembang menjadi layanan terapi yang profesional, terpercaya, dan berkelanjutan bagi masyarakat Tulungagung. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *