Dorong Produksi Padi, Pemkab Tulungagung Salurkan Alsintan kepada Enam Kelompok Tani

TROL, Tulungagung – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Salah satunya melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung aktivitas petani, khususnya dalam pengolahan lahan pertanian.

Bertempat di halaman kantor Dinas Pertanian Tulungagung, Rabu (14/10) pagi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Makrus Manan menyerahkan bantuan alsintan kepada enam kelompok tani. Bantuan tersebut terdiri dari dua unit hand tractor dan empat unit cultivator.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses pengolahan tanah, menghemat tenaga kerja, serta meningkatkan efektivitas kegiatan usaha tani. Dengan dukungan sarana pertanian yang memadai, produktivitas padi di Kabupaten Tulungagung diharapkan terus meningkat.

Ahmad Baharudin menjelaskan, bantuan alsintan tersebut berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang disalurkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat Tulungagung.

“Terima kasih kepada teman-teman anggota DPRD Provinsi yang sudah menyalurkan pokirnya untuk masyarakat Tulungagung, khususnya hari ini berupa alsintan,” ucapnya.

Ahmad mengingatkan kepada kelompok tani penerima bantuan agar seluruh alsintan yang telah diserahkan dimanfaatkan secara optimal dan sesuai peruntukannya. Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak boleh dipindahtangankan, apalagi diperjualbelikan.

Menurutnya, alsintan yang diberikan pemerintah harus benar-benar mendukung kegiatan pertanian dan memberikan manfaat bagi kelompok tani yang menerima.

“Manfaatkan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya. Jangan sampai bantuan ini dipindahtangankan atau diperjualbelikan,” pesannya.

Lebih lanjut, Ahmad Baharudin mengatakan bahwa Pemkab Tulungagung secara rutin mengusulkan bantuan peralatan pertanian bagi kelompok tani yang membutuhkan. Pengadaan alsintan tidak hanya menyasar peralatan konvensional, tetapi juga teknologi pertanian modern yang dinilai mampu menunjang efisiensi kerja petani.

Sejumlah peralatan yang terus diusulkan antara lain mesin pemotong, mesin tanam, hingga perangkat penabur pupuk berbasis pesawat nirawak atau drone.

“Mesin potong, mesin tanam, dan nanti juga alat tabur pupuk pakai drone. Di Tulungagung sudah ada, tetapi kita tetap usulkan lagi,” jelasnya.

Penyediaan alsintan menjadi salah satu langkah untuk mendorong modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Tulungagung. Dukungan peralatan yang sesuai kebutuhan diharapkan dapat membantu petani menghadapi tantangan produksi sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan lahan.

Selain mendukung kesejahteraan petani, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan daerah dan ketahanan pangan nasional. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *