foto : agus pamungkas, sekretaris disnakertrans membuka pendidikan dan pelatihan keterampilan
TROL, Tulungagung – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung resmi menggelar pembukaan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja tahap ke-2 tahun 2025 di Aula Balai Latihan Kerja lantai II Kantor Disnakertrans Tulungagung, Selasa (7/10). Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan klaster kompetensi dan didanai dari APBD Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.
Dasar penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini adalah UU RI Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU RI Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Peraturan Pemerintah RI Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, Permen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Permenkeu RI Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, dan DPPA APBD No. 2.07.3.32.0.00.01.0000/001/2025 tanggal 21 April 2025.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung Agus Pamungkas, M.Si.
Dalam sambutannya, Agus Pamungkas menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti pelatihan ini hingga selesai.
“Pelatihan ini tidak hanya memerlukan komitmen waktu, tetapi juga menghabiskan anggaran yang cukup besar dari pemerintah. Oleh karena itu, kami berharap para peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tutur pria ramah ini.
Agus juga menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang terampil, kompeten dan produktif di Kabupaten Tulungagung agar siap menghadapi dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

“Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini sampai akhir nanti, peserta dapat menyerap ilmu dan praktik yang diberikan, sehingga mampu menerapkannya secara langsung di dunia kerja atau bahkan membuka usaha mandiri dan menjadi bekal mencari nafkah,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung Arif Effendi, S.IP,. MM., melalui Kepala UPT BLK Disnakertrans Tulungagung Final Abidin, S.Sos mengatakan bahwa pada pelatihan tahap ke-2 ada tiga pelatihan yang akan dilaksanakan.
“Pada tahap ke-2 ini paket pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan pengelola administrasi perkantoran, pelatihan menjahit pakaian dengan mesin, serta pelatihan pembuatan roti dan kue. Masing-masing kejuruan mempunyai jam pelatihan sendiri, yang PAP itu ada 240 jam pelatihan (30 hari kerja), mejahit pakaian dengan mesin juga 240 jam pelatihan (30 hari kerja) dan pembuatan roti kue 160 jam pelatihan (20 hari kerja), semua dimulai tanggal 8 Oktober 2025 di tempat pelatihan masing-masing,” terang Final sapaan akrabnya.
Lanjut Final, peserta pelatihan berbasis kompetenai tahap ke dua ini berasal dari buruh petani tembakau, masyarakat umum, dan korban Putus Hubungan Kerja (PHK) dengan jumlah 16 orang setiap jurusan pelatihan.
“Jadi untuk pelatihan berbasis kompetensi itu yang diutamakan adalah yang pertama ilmu pengetahuan/knowledge, yang kedua ketrampilan/skill, dan yang ketiga perilaku kerja/attitude. Jadi tiga itu kita utamakan dalam pelatihan ini supaya nanti siap kerja dan masuk di dunia usaha,” paparnya.
Final berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai awal hingga akhir dengan serius dan sungguh-sungguh dan bisa menyerap seluruh ilmu yang diberikan oleh instruktur.
“Dan diakhir mereka akan kita uji kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi dan itu nanti sertifikatnya BNSP nasional dan harapan kami semua bisa mendapat predikat kompeten,” pungkasnya. (jk)











