TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Masjid Darunnajah, desa Pulerejo, kecamatan Ngantru, Jumat (19/6) malam.
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Ngantru tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain mengikuti pengajian, para jamaah juga berkesempatan memperoleh hadiah doorprize yang disiapkan panitia.
Pengajian akbar menghadirkan Kiai Anang Muhsin sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Ahmad Baharudin memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pengurus takmir masjid, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki diri.
“Peringatan 1 Muharam ini adalah momen yang tepat bagi kita semua untuk merenung dan mengevaluasi diri. Mari kita jadikan tahun baru Islam ini sebagai awal yang baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa, dan lebih peduli kepada sesama, terutama kepada anak yatim dan dhuafa,” tutur Plt Bupati Ahmad Baharudin.
Ia juga mengajak masyarakat Tulungagung untuk meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW dengan terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Ahmad Baharudin, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu wujud nyata implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, ia berharap kegiatan sosial seperti santunan dapat terus dilaksanakan dan menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panitia, Ketua MWC NU kecamatan Ngantru, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Takmir Masjid Darunnajah.
Kegiatan pengajian akbar dan santunan anak yatim-dhuafa berlangsung lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Tulungagung semakin meningkat. (jk)











