TROL, Tulungagung – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Tulungagung. Salah satunya melalui Lomba Dayung yang digelar di Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung, Sabtu (8/8) pagi.
Lomba tersebut dibuka langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk menggerakkan perekonomian lokal.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah kelurahan, pihak sponsor, serta masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyiapkan acara ini dengan baik. Selain menjadi tempat untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi antarwarga dan pemerintahan,” kata Ahmad Baharudin.
Menurutnya, kegiatan masyarakat seperti lomba dayung tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kita yang rukun, damai, serta kondusif,” imbuhnya.
Ahmad Baharudin juga meminta seluruh peserta mengedepankan sportivitas selama perlombaan. Ia menekankan agar peserta bertanding secara fair play dan tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan.
“Bertandinglah dengan fair play dan menjunjung tinggi sportivitas. Tujuan utama kegiatan ini adalah merayakan kemerdekaan dan mempererat persatuan antarwarga,” pesannya.

Di sisi lain, pelaksanaan lomba dayung turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran UMKM lokal di sekitar lokasi kegiatan memberikan kesempatan kepada warga untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat yang datang menyaksikan perlombaan.
Ahmad Baharudin menilai, sinergi antara kegiatan olahraga, hiburan rakyat, dan aktivitas ekonomi masyarakat merupakan hal positif yang perlu terus dikembangkan.
“Semangat kebersamaan dari perlombaan ini diharapkan dapat menjaga Kabupaten Tulungagung tetap aman, nyaman, dan harmonis,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan aspirasi terkait keterbatasan armada perahu yang digunakan dalam kegiatan dayung.
Menanggapi hal itu, Plt Bupati Tulungagung menyatakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung siap menindaklanjuti kebutuhan tersebut dengan berkoordinasi bersama pengurus cabang olahraga (cabor) dayung dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulungagung.
Menurutnya, fasilitasi sarana olahraga tetap harus dilakukan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
“Terkait permohonan armada perahu, nanti akan kita komunikasikan dengan pengurus Cabor Dayung dan KONI untuk disambungkan ke Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Selama regulasinya terpenuhi, pemerintah daerah tentu siap mendukung,” tegasnya.
Ahmad Baharudin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas selama pelaksanaan lomba hingga seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI selesai.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum perlombaan, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan Lomba Dayung tersebut turut dihadiri jajaran OPD terkait, Camat Tulungagung Hari Prastijo beserta jajaran, unsur Kelurahan Botoran, ketua dan anggota panitia, serta para peserta lomba. (jk)











