foto: mantan bupati sragen agus fatchur rahman bersama istri jualan dawet di depan rumah kuwungsari, sragen minggu (21/6/2026)/istimewa
TROL,Sragen– Mantan bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, bersama istrinya, Wayuning Harjanti berjualan dawet di depan rumahnya di kampung Kuwungsari, kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Minggu (21/6).
Sebuah spanduk sederhana bertuliskan Sura Dodol Dawet terpasang di depan lokasi berjualan.Warga yang datang langsung mengantre untuk membeli dawet yang dijual 5 ribu per porsi. Gorengan dan makanan ringan disediakan secara cuma-cuma bagi para pengunjung.
Dagangan itu habis dalam waktu sekitar 30 menit sejak mulai dijual.
“Ya, hanya ajar [belajar] bakul,” ujar Agus , Senin (22/6),merilis espos“Pengin ngrasakne dodol [ingin merasakan jualan],” katanya.
Mantan Sekretaris Daerah Sragen, Tatag Prabawanto, yang turut mengabadikan kegiatan itu melalui foto dan video, mengatakan seluruh dagangan ludes dalam waktu singkat.
“Laris pol. Dalam 30 menit langsung habis. Dawet hanya dijual 5 ribu per porsi,” ujarnya.
Yanto Esy, salah satu warga mengaku senang bisa berkumpul dengan banyak teman dalam suasana santai.
“Harganya murah hanya 5 ribu per porsi dan banyak makanan gratis juga, makan sekenyangnya,” ujarnya.
Sementara , warga lainnya, Singgih Windarto, memaknai kegiatan tersebut sebagai simbol rasa syukur, harapan akan rezeki yang melimpah, keselamatan, serta kebersamaan yang lekat dengan tradisi Jawa saat memasuki bulan Sura.
“Jualan dawet saat Sura merupakan simbol kebersamaan dalam tradisi Jawa. Kalau guyonan politik, bisa diartikan siap mengurai persoalan yang ruwet,” ujarnya.
Sebagai seniman, Singgih melihat kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Agus masih menjaga dan meneruskan tradisi Jawa yang sarat makna. Ia menilai berbagai tafsir bisa muncul dari perpaduan antara tradisi, laku tirakat, dan sosok mantan kepala daerah yang masih memiliki pengaruh di masyarakat.
“Ada yang berbisik pada 2030 Mas Agus akan maju lagi. Bagi yang paham hanya tersenyum dan bilang baguslah,” kata dia.(*)
* espos









