TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri Business Gathering yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP-UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Hall Masjid Al-Fattah Kepatihan, Sabtu (18/7).
Kegiatan tersebut menjadi ajang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, distributor, investor, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperluas jejaring usaha, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, dan membuka peluang kemitraan.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengapresiasi LP-UMKM PWM Jawa Timur yang memilih Kabupaten Tulungagung sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, forum seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM agar semakin berdaya saing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
“UMKM adalah pilar utama perekonomian daerah. Mari manfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas produk, dan membuka peluang usaha yang lebih besar,” ucap Ahmad Baharudin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, hingga perluasan akses pemasaran.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi, pelaku usaha, dan dunia bisnis menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, produk-produk lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta menembus pasar nasional maupun internasional.
Business Gathering LP-UMKM PWM Jawa Timur diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring antarpelaku usaha sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.
Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi diharapkan terus tumbuh sehingga UMKM Tulungagung semakin maju, inovatif, adaptif terhadap perkembangan pasar, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (jk)











