Tanamkan Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Madiun Gelar Tagana Masuk Sekolah

TROL, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial menggelar program Tagana Masuk Sekolah (TMS) di SMP Negeri 2 Geger, Rabu (21/10). Kegiatan ini menyasar ratusan siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, mengatakan edukasi kebencanaan di sekolah menjadi langkah penting untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak dini. Menurutnya, penanganan bencana, baik alam maupun nonalam, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lingkungan pendidikan.

“Kami ingin membangun sinergi dan kesiapsiagaan antara Pemerintah Kabupaten Madiun dengan masyarakat, khususnya di dunia pendidikan,” tutur Purnomo seusai kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, para siswa menerima tiga materi utama, yakni pengenalan potensi bencana, simulasi evakuasi darurat, serta praktik operasional dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Materi tersebut diberikan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana. Melalui simulasi dan praktik langsung, siswa juga diperkenalkan pada proses penanganan darurat serta peran Tagana dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Selain menekankan kesiapsiagaan bencana, Purnomo turut memberikan motivasi kepada para siswa agar aktif mengikuti organisasi sekolah sebagai sarana membangun kedisiplinan dan karakter. Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari perundungan (bullying), menjaga kesehatan, serta melanjutkan pendidikan.

Program Tagana Masuk Sekolah diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi di lingkungan sekolah. Para siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus membagikannya kepada keluarga dan masyarakat sekitar.

Melalui edukasi tersebut, Pemkab Madiun berupaya menumbuhkan budaya sadar bencana di kalangan generasi muda, sehingga mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai risiko bencana dan langkah yang harus dilakukan ketika keadaan darurat terjadi. (*)

 

*sumber: prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *