TROL, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender dalam pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin saat mengikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) secara daring di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (4/11).
Dalam kegiatan yang diprakarsai Deputi Bidang Kesetaraan Gender tersebut, Ahmad Baharudin mengungkapkan bahwa pemberdayaan perempuan di Tulungagung masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya terlihat dari Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) yang tercatat sebesar 69,99.
Menurutnya, angka tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, terutama pada posisi strategis, pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan aktivitas ekonomi.
Meski demikian, perkembangan positif terlihat pada Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Kabupaten Tulungagung berhasil menurunkan angka IKG dari 0,345 pada 2024 menjadi 0,191 pada 2025.
Penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam upaya mengurangi kesenjangan gender, sekaligus menjadi dorongan untuk memperluas akses dan kesempatan yang setara bagi perempuan maupun laki-laki.
“Capaian ini menjadi motivasi kami untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan dan memajukan kesetaraan akses serta kesempatan dalam pembangunan,” ungkap Ahmad Baharudin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender melalui kebijakan dan program yang lebih responsif gender. Upaya tersebut juga membutuhkan sinergi lintas sektor agar prinsip kesetaraan tidak hanya menjadi komitmen administratif, tetapi benar-benar terwujud dalam pelaksanaan pembangunan.
Sementara itu, verifikasi lapangan evaluasi PUG dan PPE dilaksanakan untuk mengklarifikasi sekaligus mendalami catatan hasil verifikasi administrasi. Proses ini juga bertujuan memastikan kesesuaian antara data dan bukti dukung yang disampaikan pemerintah daerah dengan kondisi faktual penyelenggaraan PUG di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas KB dan PPPA, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, pimpinan organisasi masyarakat, perwakilan media, serta akademisi.
Melalui evaluasi ini, Pemkab Tulungagung berharap pelaksanaan Pengarusutamaan Gender semakin terintegrasi dalam kebijakan dan program pembangunan daerah, sehingga perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi serta memperoleh manfaat pembangunan secara adil dan setara. (jk)











