Calon Bhikkhu di Tulungagung Jalani Tradisi Pindapata

foto: tradisi pindapata/beritasatu

TROL, Tulungagung – Sejumlah calon Bhikkhu atau Samanera di Vihara Buddha Loka Theravada, Tulungagung, Jawa Timur, mengikuti tradisi Pindapata, Minggu (11/5).

Dalam tradisi ini, para calon Bhikkhu berjalan kaki mengelilingi area vihara untuk menerima sedekah makanan dari umat. Mereka membawa mangkuk makanan atau Patta sebagai wadah sumbangan dari masyarakat, baik berupa makanan maupun dana.

“Pindapata bukan sekadar ritual, tapi bagian dari praktik spiritual. Ini adalah wujud sanghadana, ungkapan penghormatan murid kepada guru,” ujar Pandita Sugianto, pembina rohani Vihara Buddha Loka Theravada, Minggu (11/5).

Menurutnya, tradisi Pindapata juga menjadi sarana bagi umat untuk berbagi sekaligus berharap mendapatkan.

“Umat berharap mendapat berkah setelah memberi sedekah. Umat yang memberi sedekah akan mendapat buahnya, seperti berkah kesehatan, kekuatan serta rezeki yang mengalir halal,” lanjutnya.

Pindapata menjadi rangkaian penutup menjelang perayaan Waisak 2025 yang jatuh pada Senin (12/5/2025). Puncak perayaan akan ditandai dengan ritual Pradaksina, yakni mengelilingi altar tiga kali sebagai bentuk penghormatan terhadap Buddha.

“Kami berharap lewat tradisi Pindapata pada momen Tri Suci Waisak ini semakin memperkuat keyakinan umat dan semangat menjalankan Dharma Buddha demi kebahagiaan abadi,” pungkas Pandita Sugianto.(*)

 

*artikel ini keseluruhan isi dan gambar sudah tayang di beritasatu.com pada 11 Mei 2025, judul tanpa perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *