TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin melantik Tri Hariadi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulungagung, Senin (4/5).
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso itu disaksikan Ketua DPRD Tulungagung Marsono, jajaran staf ahli, asisten, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Baharudin mengatakan, pengangkatan Pj Sekda merupakan langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda yang terjadi sejak 12 Desember 2025. Ia memastikan proses penunjukan telah melalui mekanisme sesuai ketentuan, termasuk mendapat persetujuan Gubernur Jawa Timur sebagai wakil pemerintah pusat.
“Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran sangat penting sebagai penggerak utama administrasi pemerintahan dan koordinator seluruh perangkat daerah,” kata Baharudin.
Menurutnya, kekosongan jabatan Sekda berpotensi menghambat optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Karena itu, kehadiran Pj Sekda dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kinerja birokrasi.
Baharudin juga menyinggung dinamika yang tengah dihadapi Pemkab Tulungagung, termasuk proses pemeriksaan yang masih berlangsung. Ia menilai kondisi tersebut semakin memperkuat urgensi pengisian jabatan Sekda agar roda pemerintahan tetap berjalan profesional dan adaptif.
Ia turut mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap bekerja sesuai peraturan perundang-undangan serta menjaga integritas.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Tulungagung ke depan semakin baik dan bersih sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ucapnya.
“Mari bersama-sama kita doakan agar segala proses hukum yang sedang berlangsung berjalan lancar dan segera selesai,” imbuhnya.
Sementara itu, Tri Hariadi menegaskan pihaknya akan melanjutkan program-program yang telah direncanakan pada 2025 sebagai fokus utama di 2026.
“Yang jelas, kami akan memastikan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berjalan lancar,” katanya.
Ia juga menyoroti kondisi psikologis ASN yang sempat terdampak sejumlah peristiwa belakangan ini. Namun, ia optimistis para ASN dapat kembali fokus menjalankan tugas.
“Kami terus memberikan dukungan moral agar semangat ASN tetap terjaga. Saya yakin mereka bisa melihat ke depan,” ucapnya.
Tri Hariadi menekankan pentingnya profesionalisme birokrasi serta mengajak ASN menjalankan tugas sesuai tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Birokrasi harus profesional karena ASN sudah disumpah untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, ia akan memperkuat koordinasi lintas OPD serta melakukan pembenahan regulasi. Momentum kehadiran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Tulungagung. (jk)











