Aceh Siapkan Terminal Offshore dan Rute Kapal Penang

foto: kapal pesiar di pelabuhan CT 3 sabang aceh/dishub aceh

TROL,Banda Aceh – Pemprov Aceh melalui Dinas Perhubungan terus mengupayakan peningkatan produktivitas pelabuhan Sabang sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi maritim dan konektivitas perdagangan. Salah satu langkah strategis terbaru yakni rencana menjadikan pelabuhan tersebut sebagai terminal offshore.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Aceh, Muhammad Alqadri di Banda Aceh, Selasa (15/7). Ia menyebutkan bahwa pengembangan tersebut telah dibahas dalam rapat kerja bersama Mubadala, perusahaan energi asal Timur Tengah.

“Sudah ada rapat kerja dengan Mubadala yang rencananya akan menjadikan pelabuhan Sabang sebagai terminal offshore. Ini semua masih berproses,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alqadri juga menyinggung rencana pengoperasian rute kapal laut dari pelabuhan Kuh, Malaysia (Penang), ke Aceh. Namun, menurutnya, realisasi rute ini sangat ditentukan oleh kondisi pasar.

“Kalau memang pasar sudah tumbuh, pemerintah mungkin tidak perlu intervensi. Tapi kalau pasarnya masih minim, intervensi pemerintah perlu dilakukan agar sektor perdagangan dan wisata bisa bergerak,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa berbagai langkah kecil yang telah dimulai oleh Pemprov Aceh di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Bustami Hamzah dan Sekda Fadly Fadullah, seperti hilirisasi produk karet di Aceh Barat, merupakan bagian dari gebrakan menuju ekonomi Aceh yang lebih mandiri.

“Kemarin kita lihat sendiri, pabrik pengolahan karet di Meulaboh sudah diresmikan. Ini merupakan lompatan besar dan kita harap bisa menjadi contoh untuk sektor lainnya,” tambahnya.

Dengan optimalisasi pelabuhan Sabang, pembukaan jalur kapal langsung dari luar negeri, serta pengembangan industri hilir, pemerintah Aceh menargetkan peningkatan arus barang, wisata, dan investasi yang lebih signifikan di masa mendatang.(*)

 

*rri.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *