foto :kepala puskesmas membagi paket sembako jelang ramadhan/trol/yusrizal
TROL, Aceh Utara — Aula UPTD Puskesmas Meurah Mulia siang itu tak hanya dipenuhi tumpukan paket sembako dan perlengkapan berbuka puasa. Menjelang Ramadhan, Rabu (11/2), ruang yang biasa digunakan untuk rapat internal itu berubah menjadi tempat berbagi cerita, tawa, sekaligus haru.
Puskesmas tersebut membagikan paket Ramadhan kepada seluruh staf dan pegawai. Isinya sederhana—kebutuhan pokok dan perlengkapan berbuka—namun maknanya terasa lebih luas dari sekadar isi kantong plastik yang dibawa pulang.
“Pembagian paket Ramadhan ini bukan soal besar atau kecilnya nilai bantuan, tetapi tentang rasa kebersamaan yang selama ini terjalin dalam melayani masyarakat,” kata Kepala UPTD Puskesmas Meurah Mulia, Nurzahri, dalam sambutannya.
Bagi tenaga kesehatan yang sehari-hari bergelut dengan antrean pasien, imunisasi, hingga layanan persalinan, momen semacam ini menjadi jeda yang hangat. Ramadhan, yang identik dengan refleksi dan kepedulian, dirayakan dalam lingkup kecil: keluarga besar puskesmas.
Nurzahri mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diukur dari jumlahnya. “Jangan dilihat dari ukurannya. Ini memang tidak seberapa, tetapi patut kita syukuri sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan,” ujarnya.
Acara siang itu juga menjadi panggung perpisahan bagi sepuluh pegawai—sebagian memasuki masa purna tugas, sebagian lain berpindah ke unit kerja berbeda. Satu per satu nama disebut, disambut tepuk tangan rekan kerja yang selama ini berbagi ruang dan tanggung jawab pelayanan.
“Atas nama pribadi dan institusi, saya memohon maaf jika selama memimpin ada sikap atau kata-kata yang kurang berkenan,” kata Nurzahri, dengan suara yang terdengar lebih pelan dari biasanya.
Tak ada seremoni berlebihan. Tanpa panggung megah atau dekorasi mencolok, acara berlangsung singkat dan bersahaja. Selepas itu, layanan kesehatan kembali berjalan seperti biasa. Pasien tetap datang, loket tetap dibuka, dan tenaga medis kembali ke ruang tugasnya.
Di tengah rutinitas yang tak pernah benar-benar berhenti, Ramadhan di Puskesmas Meurah Mulia tahun ini diawali dengan dua hal sederhana: berbagi dan melepas. (rizal)











