Aceh  

Rumah Bantuan Disulap Jadi Kandang Ayam, Warga Seuluyok Meledak: Bantuan Rakyat Dilecehkan

foto: rumah bantuan untuk  kandang ayam/yusrizal/trol

TROL, Aceh Utara — Fakta yang membuat geleng kepala terungkap di Gampong Seuluyok, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara. Satu unit rumah bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi warga miskin diduga dialihfungsikan menjadi kandang ayam. Bantuan sosial yang seharusnya menjadi tempat berteduh justru berubah jadi tempat ternak.

Temuan ini mencuat pada Kamis, (19/2), setelah warga memergoki bangunan tersebut tidak ditempati penerima manfaat. Di tengah banyak keluarga masih tinggal di rumah tak layak, bantuan yang dibiayai uang rakyat itu justru berakhir memalukan.

“Kalau ini benar, ini sudah keterlaluan. Rumah bantuan kok jadi kandang ayam. Ini bukan salah kecil, ini mempermainkan nasib orang susah,” ujar seorang warga dengan nada geram.

Rumah tersebut bersumber dari program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRK Aceh Utara. Program yang diklaim untuk membantu rakyat kecil itu kini dipertanyakan integritas pelaksanaannya. Warga menilai ada kelalaian serius, bahkan dugaan pembiaran, karena alih fungsi bangunan tidak mungkin luput dari perhatian aparat gampong.

Mulyadi, Geuchik Gampong Seuluyok yang baru menjabat sekitar satu bulan menyatakan akan menelusuri persoalan tersebut dan menyebut program itu direalisasikan pada masa kepemimpinan sebelumnya.

“Saya baru menjabat, akan saya cek karena itu program lama,” katanya saat dikonfirmasi.

Namun alasan itu tidak meredakan kemarahan warga. Bagi mereka, jabatan bukan sekadar kursi, tetapi tanggung jawab. “Jangan jadikan ‘program lama’ sebagai tameng. Kalau salah ya harus dibenahi,” kata warga lainnya.

Sejumlah warga juga menyoroti lemahnya transparansi dan pengawasan bantuan sosial di tingkat desa. Mereka mendesak data penerima manfaat dibuka ke publik agar tidak ada lagi bantuan yang berubah fungsi seenaknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai status penerima rumah bantuan tersebut maupun langkah penindakan. Warga meminta aparat berwenang turun tangan dan mengusut tuntas dugaan penyimpangan itu agar bantuan untuk rakyat miskin tidak lagi dipermainkan tanpa rasa tanggung jawab. (rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *