TROL, Ponorogo – Gelaran pasar malam Lebaran 2026 di Alun-Alun Ponorogo mencatatkan sejumlah capaian signifikan. Selain menjadi yang terlama, kegiatan ini juga mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp600 juta.
Pasar malam tersebut berlangsung lebih dari satu bulan, dimulai sejak pertengahan Ramadan hingga tiga pekan setelah Idul Fitri 1447 Hijriah. Penutupan digelar pada Sabtu (11/4) oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.
Bunda Lisdyarita menilai tingginya antusiasme masyarakat sejalan dengan partisipasi pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut pasar malam telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran warga Ponorogo.
“Sebagian masyarakat merasa belum berlebaran jika belum berkunjung ke pasar malam. Ini seperti Disneyland ala Ponorogo dengan beragam wahana hiburan,” tuturnya.
Menurut dia, suasana pasar malam yang selalu dipadati pengunjung menghadirkan pengalaman hiburan yang meriah. Ia juga mengaku sempat mencoba salah satu wahana permainan yang tersedia.
Awalnya, pasar malam dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret hingga 3 April 2026. Namun, durasi diperpanjang selama sepekan menyusul tingginya minat masyarakat serta permintaan dari pelaku UMKM dan pengelola wahana.
Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Ponorogo, Harminto, mengatakan perpanjangan tersebut dilakukan setelah adanya usulan kepada pemerintah daerah.
“Pasar malam memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM. Selain itu, PAD juga naik dari sekitar Rp570 juta tahun lalu menjadi Rp600 juta tahun ini,” kata Harminto.
Ia menambahkan, penyelenggaraan pasar malam tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan ratusan pelaku UMKM.
Berbagai wahana permainan seperti roller coaster, kora-kora, rumah hantu, hingga tong setan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Stan-stan UMKM lokal pun dipadati pembeli sepanjang penyelenggaraan.
Penutupan pasar malam berlangsung meriah dengan penampilan seni Reog dari grup Harimau Tenggara, yang menutup rangkaian kegiatan tahunan tersebut. (*)
#ponorogo.go.id











