Aceh  

Pulihkan Trauma Anak Pascabanjir, Pemkot Lhokseumawe Gelar Dukungan Psikososial di Sekolah Rakyat

TROL, Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar dukungan psikososial bagi anak terdampak banjir di Sekolah Rakyat, Sabtu, (25/4). Kegiatan ini dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Pokja Bunda PAUD.

Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, membuka kegiatan yang menargetkan pemulihan kondisi psikologis siswa pascabencana. Agenda mencakup psikoedukasi trauma dan praktik teknik relaksasi serta manajemen stres oleh konselor.

Dalam sesi interaktif, siswa diajak bercerita tentang pengalaman saat banjir, menggambar, dan mempraktikkan relaksasi sederhana. Fasilitator Forum Anak Lhokseumawe Kreatif turut mendampingi dengan pendekatan sebaya.

“Anak-anak yang mengalami bencana membutuhkan perhatian khusus untuk pemulihan psikologis. Kami ingin mereka merasa aman, didengar, dan kembali percaya diri,” kata Yulinda. Ia juga menegaskan pentingnya lingkungan sekolah yang bebas perundungan.

Kepala DP3AP2KB Lhokseumawe, Salahuddin, mengatakan Sekolah Rakyat di kota itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam pendidikan dan perlindungan anak. Menurut dia, program tersebut merupakan hasil dorongan Wali Kota Sayuti Abubakar dan di Aceh baru tersedia di empat daerah.

Sejumlah pejabat daerah dan pengurus Bunda PAUD turut hadir. Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif siswa. Pemerintah kota berharap dukungan psikososial pascabencana dapat diperkuat sekaligus mendorong lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan. (Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *