TROL, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mematangkan persiapan menghadapi tahapan paparan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Untuk memastikan kesiapan seluruh tim, Bupati Madiun memberikan arahan dan motivasi langsung dalam rapat persiapan yang digelar di Ruang IT Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Selasa (2/6).
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan materi dan strategi menjelang paparan tingkat provinsi yang akan menentukan posisi akhir Desa Bodag, Kecamatan Kare, dalam ajang bergengsi tersebut.
Dalam arahannya, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Bodag yang berhasil menembus enam besar terbaik di Jawa Timur. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat desa.
“Keberhasilan Desa Bodag menembus enam besar Provinsi Jawa Timur merupakan prestasi yang luar biasa. Capaian ini adalah hasil dari kerja keras, gotong royong, kebersamaan, dan semangat seluruh masyarakat Desa Bodag,” ucap Bupati Hari Wuryanto.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga perangkat daerah terkait.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mengantarkan Desa Bodag hingga tahap ini,” katanya.
Menurut Bupati, keikutsertaan Desa Bodag dalam Lomba Desa dan Kelurahan tidak semata-mata bertujuan mengejar prestasi. Lebih dari itu, proses yang dijalani diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap berbagai inovasi, tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta potensi unggulan yang telah dikembangkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, terlepas dari hasil akhir perlombaan.
“Yang terpenting adalah bagaimana semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat yang telah terbangun selama proses lomba ini dapat terus dijaga untuk mendukung pembangunan desa ke depan,” ungkapnya.
Saat ini, Desa Bodag tinggal selangkah lagi menuju penilaian akhir di tingkat provinsi. Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Madiun dan semangat gotong royong masyarakat, desa yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik saat paparan nanti.
Keberhasilan Desa Bodag menembus enam besar Jawa Timur sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi, kemandirian, dan kolaborasi masyarakat mampu menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan desa. Prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Madiun untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembangunan berbasis potensi lokal. (*)
*prokopimkabmadiun











