Ekbis  

Kampung Susu Lawu Singolangu Didorong Jadi Sentra Ekonomi Berbasis Peternakan

TROL, Magetan – Program Pemberdayaan Ekonomi Kampung Susu Lawu Singolangu resmi diluncurkan di Balai Kampung Susu Lawu, Singolangu-Magetan, Jumat (4/9). Program ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi peternakan dan produk olahan susu.

Peresmian program tersebut dihadiri Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, Kepala OJK Solo, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Kepala Dinas Peternakan Magetan, serta Ketua Pengurus Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya.

Wakil Bupati Magetan Kang Suyat mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang turut mendorong terlaksananya program pemberdayaan tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi faktor penting agar potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Program pemberdayaan seperti ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas masyarakat agar semakin mandiri dan berdaya. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa, Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya, dan OJK atas kolaborasi strategis ini,” ucap Kang Suyat.

Ia menekankan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan, tetapi juga pada kemampuan penerima manfaat dalam mengelola dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.

Kang Suyat menyampaikan tiga harapan utama terhadap program tersebut. Pertama, penerima manfaat dapat mengelola bantuan secara amanah, termasuk menjaga dan memelihara aset yang telah diberikan serta menjalankan program dengan penuh tanggung jawab.

Kedua, program pemberdayaan tersebut diharapkan terus dikembangkan agar menghasilkan nilai tambah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu membangun kemandirian usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

“Yang ketiga, diperlukan pendampingan yang menyeluruh dan berkelanjutan untuk membuka ruang kolaborasi dengan stakeholder lainnya,” lanjutnya.

Menurut Kang Suyat, Kampung Susu Lawu Singolangu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra ekonomi berbasis peternakan. Tidak hanya dari sisi produksi susu segar, pengembangan produk olahan juga dinilai dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil peternakan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, sektor jasa keuangan, dan berbagai pihak terkait diharapkan mampu memperkuat ekosistem pemberdayaan di Kampung Susu Lawu Singolangu.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berkembang menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang mampu menciptakan usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan mendorong kemandirian warga. (Totok Swa)

 

*sumber: prokopimkabmagetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *