TROL, Sumenep – Memasuki penghujung tahun 2025 dan menyambut momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik.
Ia meminta seluruh ASN bekerja lebih cepat, responsif, serta tidak menurunkan kualitas pelayanan menjelang masa libur panjang.
Bupati Fauzi menyebut masa akhir tahun merupakan periode krusial bagi pemerintah daerah karena bertepatan dengan evaluasi program, percepatan serapan anggaran, dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut menuntut ASN untuk tetap sigap meski berdekatan dengan agenda libur nasional.
“Menjelang akhir tahun dan Nataru, ASN Sumenep harus bekerja lebih ekstra, lebih cepat, dan responsif. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat melambat hanya karena alasan libur atau rutinitas tahunan,” tegas Bupati Fauzi, Sabtu (29/11).
Menurutnya, sejumlah sektor layanan publik biasanya mengalami peningkatan permintaan, seperti administrasi kependudukan, layanan kesehatan, perhubungan, penanganan darurat, hingga pengamanan wilayah.
Karena itu, ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk tetap siaga.
“ASN adalah pelayan rakyat. Tidak boleh ada yang kendor saat masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah secara maksimal,” ujarnya.
Bupati Fauzi juga meminta para kepala OPD memastikan seluruh layanan dapat diakses dengan cepat, mudah, dan tanpa hambatan, terutama pada puncak arus pergerakan masyarakat selama libur Nataru.
Kesiapan infrastruktur pendukung, layanan darurat, dan pengendalian lalu lintas menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan ASN selama periode Nataru bukan sekadar kewajiban birokrasi, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan bagi warga Sumenep maupun para pendatang.
“Kalau ASN solid, insyaallah masyarakat akan merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik selama Nataru,” tutupnya.
(hartono)











