Bupati Madiun Hadiri Silaturahmi dan Buka Bersama PKL Caruban

foto: bupati madiun, hari wuryanto bersama pedagang kaki lima caruban

TROL, Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka bersama Pedagang Kaki Lima (PKL) Caruban yang digelar di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Sabtu (7/3). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, pedagang, dan berbagai elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kepala Bagian Umum, Ketua Laskar Pangeran Timur, serta perwakilan organisasi pencak silat di wilayah Kabupaten Madiun.

Ketua Laskar Pangeran Timur, Agus, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Madiun dalam kegiatan silaturahmi dan buka bersama tersebut. Menurutnya, Kabupaten Madiun merupakan milik bersama sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan dan kondusivitas.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Kabupaten Madiun adalah milik kita bersama. Karena itu, semua pihak harus saling menjaga dan tetap guyub rukun demi menjaga kondusivitas antar organisasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan buka bersama ini, Agus berharap para PKL di Caruban dapat terus menjaga persatuan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan dalam menjalankan aktivitas usaha sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap semua PKL terus bersatu, tertib dan selalu menjaga kebersihan,” ungkap Agus.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam sambutannya menjelaskan bahwa sektor usaha kecil, termasuk pedagang kaki lima, merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian melalui pembinaan dan penataan agar aktivitas perdagangan berjalan tertib dan nyaman.

“Kami akan terus berupaya memberikan perhatian, pembinaan serta penataan yang baik agar aktivitas perdagangan para PKL dapat berjalan dengan tertib,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat, salah satunya melalui organisasi pencak silat yang selama ini menjadi bagian dari budaya dan olahraga masyarakat.

“Kita juga menjaga persatuan dan kesatuan melalui organisasi pencak silat. Makanya, setiap kegiatan di jajaran OPD selalu ditampilkan seni pencak silat. Untuk itu, kami selalu support pencak silat, karena kita tahu pencak silat merupakan cabang olahraga Asia walaupun belum terdaftar di Olimpiade Dunia,” pungkasnya. (*)

 

#prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *