Ekbis  

Pemkab Bojonegoro Gerak Cepat Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg

TROL, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Ahmadi, mengatakan kelangkaan terjadi akibat keterlambatan distribusi dari Pertamina yang dipicu cuaca buruk.

“Kelangkaan ini terjadi karena keterlambatan distribusi akibat cuaca buruk, sehingga kapal pengangkut dari Pertamina tidak dapat sandar tepat waktu,” ucapnya, Selasa (17/3).

Ia memastikan, saat ini pasokan LPG 3 kilogram mulai berangsur normal. Hal itu ditandai dengan ketersediaan stok di tingkat pengisian dan distribusi ke agen.

“Pada hari Minggu, 15 Maret, SPBE sudah terisi. Kemudian pada hari Senin, 16 Maret, LPG sudah didistribusikan ke para agen dan diteruskan ke pangkalan,” jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Disdagkop UM telah berkoordinasi dengan Pertamina serta mengajukan penambahan kuota LPG kepada Pertamina Patra Niaga sebesar 3.879 metrik ton (MT).

“Kami sudah bersurat ke Pertamina Patra Niaga untuk meminta tambahan kuota agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi.

“Kami mengimbau masyarakat membeli LPG di pangkalan resmi agar distribusi tepat sasaran dan tidak terjadi kepanikan,” tegasnya.

Disdagkop UM bersama tim terkait juga telah melakukan pemantauan langsung ke lapangan serta menggelar rapat koordinasi pada Senin (16/3).

“Kami juga turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi riil dan memastikan distribusi berjalan lancar,” pungkas Ahmadi. (adi)

#bojonegorokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *