TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin resmi melantik 74 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Selasa (5/5). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut digelar di Ruang Rapat Prajamukti, lantai dua Kantor Bupati Tulungagung.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2026.
Dalam sambutannya, Baharudin menegaskan pentingnya rasa syukur bagi para aparatur sipil negara (ASN) atas amanah yang telah diberikan. Ia mengingatkan bahwa tidak semua masyarakat memiliki kesempatan untuk menjadi ASN.
“Masih banyak masyarakat yang bercita-cita berada di posisi ASN saat ini. Oleh karena itu, rasa syukur harus diwujudkan dalam bentuk semangat dan peningkatan kinerja,” tuturnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas kinerja menjadi hal krusial dalam menjawab tuntutan publik terhadap pelayanan pemerintah yang semakin profesional.
Pelantikan tersebut, lanjutnya, mencakup pengangkatan pertama serta perpindahan ke dalam jabatan fungsional. Jabatan fungsional dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung sistem manajemen ASN berbasis kompetensi.
“Jabatan ini dibentuk untuk menjamin profesionalitas ASN berdasarkan keahlian, keterampilan, dan kompetensi tertentu, sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN,” jelasnya.
Baharudin juga mengingatkan bahwa setiap ASN terikat pada aturan kepegawaian dan kode etik, sehingga dituntut untuk menjaga integritas serta citra positif sebagai pelayan masyarakat.
“Saudara harus mampu menjadi motor penggerak perubahan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar seluruh ASN bekerja secara cermat, hati-hati, dan bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja.
“Ingat, setiap jabatan yang diemban harus berkontribusi dalam memastikan program pemerintah daerah berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto, menyampaikan bahwa dari total 74 pejabat yang dilantik, sebanyak 72 orang merupakan hasil pengangkatan CPNS dan dua orang berasal dari peralihan jabatan fungsional.
Menurutnya, proses pengangkatan tersebut telah melalui tahapan panjang sejak April 2025 sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga ahli di sejumlah sektor.
BKPSDM Tulungagung, lanjutnya, juga telah mengusulkan tambahan 287 formasi CPNS kepada pemerintah pusat, dengan prioritas utama pada sektor kesehatan.
“Sebagian besar formasi yang diusulkan adalah tenaga medis, mulai dari dokter spesialis hingga perawat. Saat ini kami masih menunggu persetujuan dari Kementerian PAN-RB,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Asisten Administrasi Umum Sekda, kepala OPD terkait, serta sejumlah undangan lainnya. (jk)











