TROL, Tulungagung – Semangat olahraga dan promosi potensi daerah mewarnai peluncuran Tulungagung RunFest 2026 yang digelar di depan Tugu Kartini, Tulungagung, Sabtu (30/5) malam. Event yang digadang-gadang menjadi ajang lari terbesar di Kabupaten Tulungagung tahun depan itu resmi diperkenalkan kepada publik melalui seremoni yang dihadiri Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, komunitas lari, sponsor, panitia, serta pegiat olahraga.
Peluncuran tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan Tulungagung RunFest 2026 yang mengusung konsep berbeda dibanding event lari pada umumnya. Selain menghadirkan berbagai kategori lomba, penyelenggara menggabungkan unsur road running dan trail running dalam satu festival olahraga yang kompetitif sekaligus berorientasi pada promosi daerah.
Ketua panitia, Yulius Isworo mengatakan Tulungagung RunFest 2026 tidak hanya dirancang sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai instrumen penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan peserta dari luar daerah.
“Harapannya peserta tidak hanya berasal dari Tulungagung, tetapi juga dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran mereka tentu akan berdampak pada sektor UMKM, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi masyarakat secara umum,” ucapnya.
Menurutnya, konsep yang diusung dalam Tulungagung RunFest 2026 menjadi salah satu daya tarik utama karena menawarkan pengalaman berlari yang memadukan kompetisi, wisata, dan eksplorasi potensi daerah.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi inisiatif komunitas lari dan panitia yang terus mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ia menilai olahraga lari menjadi salah satu aktivitas yang mudah diakses seluruh lapisan masyarakat dan memiliki dampak positif bagi kesehatan maupun hubungan sosial.
“Olahraga bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi serta membangun perilaku hidup sehat. Ketika seseorang rutin berolahraga, pola makan, istirahat, dan aktivitas sehari-harinya akan ikut terjaga,” kata Ahmad Baharudin dalam sambutannya.
Ia juga berharap penyelenggaraan Tulungagung RunFest 2026 mampu menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat ekosistem olahraga daerah, tetapi juga mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Peluncuran Tulungagung RunFest 2026 ditandai dengan penekanan tombol simbolis oleh Plt. Bupati Ahmad Baharudin bersama jajaran panitia, Race Director TA 10K Enggar, Race Director ROT Rheza, Manager Event Yan Crist, serta para sponsor pendukung.
Dengan sejumlah inovasi yang disiapkan, Tulungagung RunFest 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan di Jawa Timur. Selain menarik minat pelari dari berbagai daerah, event ini juga diharapkan mampu memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi Kabupaten Tulungagung kepada khalayak yang lebih luas. (jk)











