Tutup Festival Bambu Chapter 3, Wabup Magetan Ingatkan Pentingnya Industri Bambu dan Budaya Bersih

TROL, Magetan – Festival Bambu Chapter 3 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, di halaman GOR Ki Mageti, Minggu (21/6). Penutupan ditandai dengan pemukulan kentongan sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Dalam sambutannya, Kang Suyat menegaskan bahwa Festival Bambu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus memetakan potensi bambu yang dimiliki Kabupaten Magetan dari sektor hulu hingga hilir.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya bambu yang melimpah harus diimbangi dengan tata kelola yang baik serta penguatan konektivitas dengan sektor industri agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Festival ini menjadi langkah untuk mengenalkan dan memetakan potensi bambu Magetan. Potensi yang besar harus didukung pengelolaan yang baik serta terhubung dengan industri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Kang Suyat.

Selain menyoroti pengembangan sektor bambu, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk menanamkan budaya hidup bersih kepada anak-anak sejak usia dini.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya perlu terus dibangun sebagai bagian dari pembentukan karakter masyarakat yang disiplin dan peduli lingkungan.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kebersihan dan kedisiplinan masyarakatnya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Suyat juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar selama Festival Bambu Chapter 3. Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan kreatif dan atraktif dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Magetan yang mendapat apresiasi dari para pengunjung.

Festival Bambu Chapter 3 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mengembangkan industri bambu di Magetan. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (totok finews)

*prokopimkabmagetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *