TROL, Kota Blitar – Pemerintah Kota Blitar terus mengawal pembangunan infrastruktur berbasis pemberdayaan masyarakat melalui program Karya Mas. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin turun langsung memantau pelaksanaan program tersebut di Jalan Kopi, RW 03, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Sabtu (19/9).
Dalam monitoring dan evaluasi (monev) tersebut, Syauqul melihat langsung proses normalisasi saluran irigasi yang menjadi salah satu usulan prioritas masyarakat setempat.
Saluran irigasi sepanjang sekitar 41 meter itu mendapat alokasi anggaran Rp35 juta. Pekerjaan dilakukan dengan memperlebar dan memperdalam saluran agar kapasitas aliran air lebih optimal serta seragam dengan jaringan irigasi yang telah terbangun sebelumnya.
Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin mengatakan, program Karya Mas merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tujua utamanya adalah menyerap usulan dan harapan masyarakat, sehingga tumbuh rasa memiliki serta kepedulian untuk merawat hasil pembangunan,” tutur Mas Ibin.
Menurutnya, pelaksanaan Karya Mas tahun ini mendapat dukungan anggaran sekitar Rp16 miliar yang tersebar di kurang lebih 300 titik di seluruh wilayah Kota Blitar.
Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Masyarakat dilibatkan sejak proses perencanaan, pelaksanaan pekerjaan hingga pelaporan. Dengan pola tersebut, pemerintah berharap pembangunan yang dihasilkan sesuai kebutuhan sekaligus mendorong partisipasi dan kepedulian warga terhadap hasil pembangunan.
Di Jalan Kopi, pembenahan difokuskan pada saluran irigasi lama yang sebelumnya dinilai belum memadai. Pelebaran dan pendalaman saluran diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi potensi luapan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Kota Blitar, Fredy Hermawan, mengatakan monev lapangan menjadi bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan program Karya Mas berjalan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.
“Hari ini Bapak Wali Kota berkenan meninjau langsung kegiatan Monev Karya Mas di RW 03 Kelurahan Rembang. Berdasarkan skala prioritas usulan warga, alokasi anggaran Rp35 juta dimanfaatkan untuk normalisasi saluran irigasi,” jelas Fredy.
Fredy menambahkan, normalisasi saluran tersebut menjadi solusi atas persoalan aliran air yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar. Selain memperlancar aliran, perbaikan juga ditujukan untuk mengurangi potensi genangan air hujan di kawasan permukiman RW 03 Kelurahan Rembang.
Pemkot Blitar memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan Karya Mas terus dilakukan agar setiap pembangunan yang bersumber dari program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus dapat dipelihara secara berkelanjutan. (*)
*sumber: blitarkota.go.id











