Nisfu Sya’ban di SD Negeri 9 Murah Mulia, Kepedulian Sosial Tumbuh Dari Bangku Sekolah

foto:kepala sdn 9 murah mulia membagikan santunan kepada anak yatim/ trol/yusrizal

TROL, Aceh Utara — SD Negeri 9 Murah Mulia, kecamatan Murah Mulia, kabupaten Aceh Utara, menggelar peringatan Nisfu Sya’ban yang dirangkai dengan santunan kepada 15 anak yatim, Rabu (4/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Acara berlangsung di lingkungan sekolah dengan dihadiri pimpinan dayah setempat, Abi Muslim, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat gampong Mesjid, serta para guru dan siswa. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim.

Kepala SD Negeri 9 Murah Mulia, Fitriani, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan peringatan Nisfu Sya’ban menjadi agenda keagamaan yang dimanfaatkan sekolah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didik. Menurut dia, pembelajaran tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung dalam kehidupan sosial.

“Melalui momentum Nisfu Sya’ban, kami ingin membiasakan anak-anak memahami makna berbagi dan empati, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” kata Fitriani.

Ia menjelaskan, dana santunan yang diberikan berasal dari partisipasi sukarela para guru. Sumbangan tersebut dikumpulkan secara internal sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim di lingkungan sekitar sekolah.

Pengawas binaan SD Negeri 9 Murah Mulia, Rosmawati, S.Pd, M.Pd mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan yang dikaitkan dengan aksi sosial merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk kepekaan sosial siswa sejak dini. Nilai-nilai kemanusiaan tidak cukup diajarkan secara teori,” ujar Rosmawati.

Dukungan juga disampaikan geuchik gampong Mesjid, Putri Sri Wahyuni. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi antara sekolah, masyarakat, dan aparatur gampong dalam membangun nilai keagamaan dan sosial.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Abi Muslim serta makan bersama antara guru, siswa, dan masyarakat. Peringatan Nisfu Sya’ban tersebut diharapkan menjadi pengingat pentingnya memperkuat kepedulian sosial menjelang Ramadhan, sekaligus menumbuhkan nilai kemanusiaan dari lingkungan sekolah. (rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *