TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kabupaten Tulungagung Beji Cup Series IV di Lapangan Mliwis, desa Beji, kecamatan Boyolangu, Sabtu (4/7) sore.
Ahmad Baharudin yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Kabupaten Tulungagung membuka turnamen tersebut di hadapan Kepala Desa Beji beserta perangkat desa, perangkat pertandingan, wasit, official, pelatih, para pemain, dan masyarakat yang memadati lokasi pembukaan.
Mengusung tema “Bersatu dalam Perbedaan, Mari Merawat Kedewasaan di antara Perbedaan”, Beji Cup Series IV diharapkan menjadi ajang memperkuat persatuan, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai wadah kompetisi yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan disiplin selama bertanding.
“Junjung tinggi sportivitas, patuhi seluruh peraturan pertandingan, dan hormati setiap keputusan perangkat pertandingan agar kompetisi ini berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” tuturnya.

Ia juga mengimbau para penonton agar bersama-sama menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, dukungan yang positif dari suporter akan menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, damai, dan kondusif.
“Perbedaan adalah hal yang wajar dalam sebuah kompetisi. Namun, persaudaraan dan persatuan harus tetap menjadi yang utama,” katanya.
Turnamen Beji Cup Series IV akan berlangsung mulai 4 Juli hingga 9 Agustus 2026. Sebanyak puluhan tim dari berbagai desa di Kabupaten Tulungagung akan bersaing memperebutkan Piala Bergilir Beji Cup serta trofi juara I, II, III, dan IV.
Laga pembuka mempertemukan Klub Sepak Bola Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, melawan Klub Sepak Bola Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru. Pertandingan berlangsung semarak dengan dukungan antusias suporter kedua tim yang memadati Lapangan Mliwis.
Sebagai Ketua PSSI Kabupaten Tulungagung, Ahmad Baharudin berharap Beji Cup Series IV mampu menjadi ajang pembinaan pemain usia produktif sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari desa-desa di Tulungagung.
Menurutnya, kompetisi sepak bola di tingkat desa memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Dari turnamen seperti inilah diharapkan lahir pemain-pemain berbakat yang nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Tulungagung di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (jk)











