TROL, Magetan – Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd. menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Nanik saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pelantikan dan Serah Terima Kepengurusan IDI Cabang Magetan Masa Bakti 2026–2029 di Pendopo Surya Graha, Sabtu (22/8).
Dalam agenda tersebut, kepemimpinan IDI Cabang Magetan resmi beralih dari dr. Bambang Purwadi, Sp.OT, selaku ketua periode 2022–2025, kepada dr. Deny Sulistyorini, M.MRS, M.H, sebagai ketua periode 2026–2029.
Pergantian kepengurusan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar IDI Nomor 1543/PB/K.4/03/2026.
Prosesi pelantikan dan serah terima turut disaksikan Ketua IDI Wilayah Jawa Timur dr. Budi Himawan, Sp.U, MM, FICS, Sekretaris Umum IDI Wilayah Jawa Timur dr. Nugroho Eko Wirawan Pujiyanto, SH, M.Si, Dewan Pembina IDI Cabang Magetan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, Ketua IDI Cabang Madiun dr. Tomy, serta sejumlah pimpinan organisasi profesi kesehatan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus IDI Cabang Magetan yang baru. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pengabdian.
Menurutnya, IDI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor kesehatan. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
“Pemerintah memiliki kebijakan dan program, para dokter memiliki keahlian dan pengalaman, dan masyarakat adalah pihak yang harus mendapatkan manfaat dari semuanya. Jika ketiganya berjalan bersama, saya yakin pelayanan kesehatan di Kabupaten Magetan akan semakin baik,” tegas Nanik.
Ia menilai keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh profesionalisme tenaga kesehatan serta keterlibatan masyarakat sebagai penerima manfaat pelayanan.
Karena itu, kepengurusan IDI Cabang Magetan yang baru diharapkan mampu melanjutkan kerja sama yang telah terbangun sekaligus menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan para dokter agar tidak kehilangan nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesinya. Menurutnya, menjadi dokter bukan sekadar menjalankan pekerjaan, melainkan mengemban amanah pengabdian kepada sesama.
“Profesi dokter bukan hanya pekerjaan, tetapi juga pengabdian yang sarat dengan nilai kemanusiaan,” pesan Bupati.
Dengan kepengurusan baru masa bakti 2026–2029, IDI Cabang Magetan diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan peran organisasi. Sinergi dengan pemerintah daerah pun diharapkan semakin kuat untuk mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Totok Swa)











