TROL, Jakarta – Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di tengah dinamika sosial dan berbagai perbedaan pandangan yang berkembang di masyarakat, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan sikap dewasa, saling menghormati, serta menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif.
Koordinator Daerah DKI Jakarta GPPMI, Anggiat Andreas Purwanto, menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah, menyebarkan kebencian, ataupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Persatuan dan kesatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Kita boleh berbeda pilihan, berbeda pendapat, dan berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut dimanfaatkan untuk memprovokasi masyarakat dan memecah persaudaraan,” ujar Anggiat Andreas Purwanto.
GPPMI DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, provokasi, hoaks, maupun narasi yang sengaja dibangun untuk menciptakan keresahan dan konflik di tengah masyarakat.
Kritik dan aspirasi masyarakat tetap memiliki tempat dalam negara demokrasi. Namun, penyampaian kritik harus dilakukan secara santun, konstruktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan hukum, tanpa mengarah pada kekerasan maupun tindakan yang merugikan masyarakat luas.
GPPMI DKI Jakarta menyerukan:
1. Menjaga persatuan dan kesatuan serta memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika.
2. Menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah masyarakat.
3. Tidak menyebarkan berita bohong, fitnah, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi.
4. Mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan.
5. Menyampaikan kritik dan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.
6. Mengajak generasi muda menjadi pelopor persatuan dan perdamaian.
7. Bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas sosial demi kepentingan masyarakat dan bangsa.
“Jangan beri ruang bagi pihak mana pun yang ingin memanfaatkan perbedaan untuk memecah persatuan. Mari kita jaga Indonesia dengan sikap tenang, kritis, dan bertanggung jawab. Persatuan bukan berarti harus selalu sepakat, tetapi bagaimana kita tetap menghormati satu sama lain meskipun memiliki perbedaan,” tegas Anggiat.
GPPMI DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong gerakan kepemudaan yang mengedepankan persatuan, kepedulian sosial, dialog, dan penyampaian aspirasi secara damai demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, adil, dan kondusif.
“Berbeda Bukan Berarti Terpecah. Bersatu untuk Indonesia yang Aman, Damai, dan Bermartabat.” (*)
*Anggiat Andreas Purwanto
Koordinator Daerah DKI Jakarta
Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI)











