Pemkab Madiun Dorong Proyek Infrastruktur, Gandeng DPR RI dan Balai Teknis

TROL, Madiun – Kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Ali Mufthi, ke Kabupaten Madiun, Kamis (30/4), menjadi momentum penguatan sinergi pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur.

Kedatangan legislator tersebut disambut langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah Sigit Budiarto, pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat Pemkab Madiun di Pendopo Mudagraha.

Pertemuan ini membahas sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur daerah, khususnya untuk mendukung program nasional swasembada pangan dan energi. Hadir pula perwakilan dari berbagai balai teknis, seperti BP3KP Jawa Timur, BBWS Bengawan Solo, BBPJN Jawa Timur–Bali, serta BPTD Kelas II Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kunci untuk mendorong produktivitas daerah, sejalan dengan visi “Bersahaja” (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

“Peningkatan infrastruktur sangat penting dalam mendukung swasembada pangan dan energi,” tutur Hari Wuryanto.

Sejumlah proyek strategis pun diusulkan, antara lain penggantian Jembatan Glonggongan II di Desa Garon, optimalisasi Embung Kresek, pembangunan Embung Glonggong, revitalisasi GOR Pangeran Timoer Caruban, serta pembangunan Jembatan Tiron.

Selain itu, Pemkab Madiun juga mendorong penanganan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah. Bupati menyebut, dalam tiga tahun terakhir daerahnya telah memperoleh alokasi program tersebut.

Pada 2025, tiga paket pekerjaan berhasil direalisasikan, yakni perbaikan Jalan Mojopurno–Dimong, preservasi Jalan Klitik–Dimong, serta preservasi Jalan Dolopo–Mojorejo.

“Manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Ali Mufthi menegaskan bahwa peran DPR RI dalam hal ini adalah menjembatani kebutuhan daerah dengan pemerintah pusat.

“Saya hanya memfasilitasi. Agar ada langkah konkret, tentu perlu dukungan dari para kepala balai,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, masing-masing kepala balai turut memaparkan rencana program yang dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Madiun, mulai dari pembangunan embung, penyediaan rumah layak huni, hingga pengembangan sekolah rakyat.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog antara pemerintah daerah dan perwakilan balai teknis guna menyelaraskan usulan program prioritas. (*)

 

#prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *