Pemkab Madiun Gelar Job Fair 2026, Tawarkan 15 Ribu Lowongan Kerja

TROL, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar bursa kerja (Job Fair) 2026 sebagai upaya menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, di Pendopo Ronggo Jumeno Caruban, Selasa (19/5).

Ribuan pencari kerja tampak memadati lokasi sejak pagi hari. Para pelamar yang didominasi usia produktif hadir dengan mengenakan pakaian rapi hitam putih untuk mengikuti proses rekrutmen dari berbagai perusahaan peserta.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Job Fair tahun ini sangat tinggi. Hingga hari pelaksanaan, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 4.500 orang.

“Saat ini yang daftar sudah 4.500 per hari ini. Tadi pagi 4.500. Lowongannya ada 15.000. Jadi kalau memang teman-teman itu niat, ya insyaallah masuk semua,” tutur Hari Wuryanto.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

“Job Fair ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan. Kami ingin angka pengangguran di Kabupaten Madiun terus menurun,” katanya.

Menurutnya, Job Fair menjadi jembatan penting antara pencari kerja dan dunia industri. Tidak hanya perusahaan dari wilayah Madiun, sejumlah perusahaan dari luar daerah seperti Ngawi, Pasuruan hingga Kalimantan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami menghadirkan perusahaan dari berbagai daerah agar kesempatan kerja bagi masyarakat semakin luas. Tinggal bagaimana para pencari kerja memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya pelamar yang memenuhi area Pendopo Ronggo Jumeno sejak pagi. Banyak peserta langsung mengikuti wawancara maupun menyerahkan berkas lamaran kepada perusahaan yang membuka rekrutmen.

Selain menghadirkan ribuan lowongan kerja, Pemkab Madiun juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lembaga dan perusahaan dalam tujuh kategori. Penghargaan tersebut diberikan kepada lembaga pelatihan kerja, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas, hingga perusahaan dengan hubungan industrial terbaik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap angka pengangguran dapat terus ditekan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pekerjaan yang lebih luas. (*)

 

#prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *