TROL, Trenggalek – Wabup Trenggalek Syah Mohamad Natanegara mengambil sumpah dan janji 88 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari 31 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Selasa (26/5). Prosesi yang digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha itu didominasi pengangkatan pertama jabatan fungsional.
Dari total 88 PNS yang diambil sumpahnya, sebanyak 69 orang merupakan ASN yang baru pertama kali diangkat dalam jabatan fungsional. Mereka berasal dari 19 jenis jabatan fungsional berbeda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syah Mohamad Natanegara mengucapkan selamat kepada para ASN yang dilantik. Ia menegaskan, pengambilan sumpah dan janji bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya ucapkan selamat kepada PNS yang dilantik. Momentum ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucap Wabup Syah.
Mantan anggota DPRD Trenggalek itu menilai pengangkatan ASN dalam jabatan fungsional menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat birokrasi berbasis kompetensi dan profesionalisme.
“Sebanyak 69 orang diangkat dalam jabatan fungsional yang terdiri dari 19 jenis jabatan fungsional. Ini menunjukkan keinginan pemerintah daerah untuk terus memperkuat birokrasi yang profesional berbasis kompetensi,” lanjutnya.
Menurut Wabup Syah, jabatan fungsional menuntut keahlian dan keterampilan khusus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, para ASN diminta terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas diri.
“Jabatan fungsional ini bukan hanya tentang jenjang karier, tetapi tentang kontribusi nyata dan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah. Kondisi tersebut, kata dia, tidak boleh menjadi alasan menurunkan kualitas pelayanan publik.
“ASN tidak boleh bekerja dengan pola lama. Keterbatasan anggaran bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan. Justru ini harus menjadi pemicu untuk melahirkan inovasi dan kreativitas dalam bekerja,” tandasnya.
Di akhir arahannya, wabup muda itu meminta para pejabat fungsional menjadi motor penggerak inovasi di masing-masing perangkat daerah. Ia berharap lahir ide, pola kerja, dan solusi baru yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*)
#prokopimtrenggalek











