Kabupaten Madiun Peringati Hari Jadi ke-458, Bupati Serahkan 55 Mobil Siaga Desa

TROL, Madiun – Kabupaten Madiun memperingati Hari Jadi ke-458 melalui upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Sabtu (18/7). Peringatan yang mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja” itu diikuti ribuan peserta dari unsur ASN, TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, perguruan pencak silat, mahasiswa, hingga pelajar.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir mendampingi, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., Bupati Sepuh, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Sekretaris Daerah Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Ny. Erni Hari Wuryanto, Wakil Ketua TP PKK Ny. Fitriya Hadi Purnomo, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta pimpinan BUMN dan BUMD.

Momentum peringatan Hari Jadi ke-458 juga diwarnai dengan penyerahan 55 unit mobil siaga desa oleh Bupati Madiun. Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk realisasi visi dan misi “Bersahaja” dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat desa.

Selain itu, Bupati menyerahkan Piagam Penghargaan Sinergitas Menjaga Stabilitas Keamanan dan Kondusivitas Wilayah kepada jajaran Forkopimda, serta memberikan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Madiun.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Kabupaten Madiun, dilanjutkan pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Panca Prasetya KORPRI, hingga pelepasan balon oleh Bupati bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Forkopimda sebagai simbol optimisme menuju Kabupaten Madiun yang semakin maju.

Dalam amanatnya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan perjalanan sejarah Kabupaten Madiun sebagai sumber inspirasi dalam membangun daerah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Madiun tidak lepas dari pengabdian para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan.

Ia mencontohkan sosok Raden Ronggo Prawirodirjo III, Bupati Madiun sekaligus Bupati Wedana Mancanegara Timur di bawah Kesultanan Yogyakarta pada periode 1796–1810, sebagai salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Kabupaten Madiun.

“Semangat pengabdian para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan bekerja bersama membangun Kabupaten Madiun yang lebih maju serta semakin menyejahterakan masyarakat,” ucap Hari Wuryanto.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2025. Di antaranya pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Reformasi Birokrasi.

Selain capaian pembangunan, Kabupaten Madiun juga berhasil meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun provinsi. Beberapa di antaranya TOP BUMD Awards, Indonesia Human Capital Brilliance Awards, serta Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berhasil dipertahankan selama 13 kali berturut-turut.

Usai upacara, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya dan atraksi pencak silat yang melibatkan berbagai perguruan di Kabupaten Madiun.

Acara kemudian ditutup dengan syukuran di Pendopo Ronggo Djoemeno yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat aset Pemerintah Kabupaten Madiun dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada Bupati Madiun. Sebagai wujud rasa syukur, Bupati dan Wakil Bupati melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Bupati Sepuh, sebelum seluruh tamu undangan mengikuti ramah tamah dan makan bersama yang diiringi alunan musik karawitan. (*)

 

*sumber: prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *