TROL, Magetan – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKB PP dan PA) Kabupaten Magetan merampungkan rangkaian Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Magetan 2026.
Puncak ajang tersebut berlangsung dalam malam Grand Final di Pendopo Surya Graha Magetan, Sabtu (19/9) malam. Sebanyak 20 finalis, terdiri atas 10 putra dan 10 putri, tampil memperebutkan gelar Duta GenRe Kabupaten Magetan 2026.
Malam penganugerahan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Ketua DPRD Magetan, Ketua Komisi C DPRD Magetan, Staf Ahli Bupati, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, serta ratusan pendukung yang memadati lokasi acara.
Kepala Dinas PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan, Sukartini, mengatakan program GenRe menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membekali remaja menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurut dia, pembekalan sejak usia remaja penting agar generasi muda mampu mempersiapkan berbagai aspek kehidupan secara matang, mulai dari pendidikan, karier, kesehatan hingga kehidupan berkeluarga.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pembangunan bangsa pada masa remaja. Pembentukan karakter dan pengambilan keputusan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan,” kata Sukartini.
Ia menjelaskan, Pemilihan Duta GenRe tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarremaja. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk mencetak figur muda yang mampu menjadi teladan sekaligus penggerak di lingkungan sebaya.
“Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Magetan tahun 2026 menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan figur remaja yang inspiratif, berkarakter, dan mampu menjadi motivator serta penggerak bagi teman sebaya dalam menyebarluaskan nilai positif Generasi Berencana,” tuturnya.
Pemilihan Duta GenRe Magetan 2026 mengusung tema “Character Begins Where Values Flourish”. Tema tersebut menekankan bahwa karakter tidak terbentuk secara instan, melainkan tumbuh melalui nilai-nilai positif yang ditanamkan sejak awal.
Sukartini menyebut terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut. Pertama, menyiapkan remaja agar memiliki kualitas diri yang tangguh dan memahami pentingnya perencanaan kehidupan secara matang.
Kedua, mengkader figur motivator dari kalangan remaja yang nantinya mampu membantu menyosialisasikan program kependudukan dan pembangunan keluarga kepada teman sebaya.
Antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 113 peserta mendaftarkan diri pada tahap awal. Setelah melewati seleksi administrasi, sebanyak 70 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan uji kompetensi.
Pada seleksi tahap pertama, peserta menjalani serangkaian tes yang meliputi tes tulis, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta pemeriksaan kesehatan.
Seleksi kemudian berlanjut ke tahap kedua berupa tes bakat, wawancara, dan tes psikologi yang dilaksanakan pada 30–31 Agustus di Ruang Rapat Gema Gede.
Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, panitia akhirnya menetapkan 20 peserta sebagai finalis terbaik. Mereka terdiri atas 10 finalis putra dan 10 finalis putri.
Sebelum tampil di malam Grand Final, ke-20 finalis mengikuti masa karantina dan pembekalan selama tiga hari, 11–13 September, di Hotel Rejeki 2.
Masa karantina menjadi bagian dari rangkaian pembekalan finalis untuk memperkuat pengetahuan, karakter, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mereka dalam menjalankan peran sebagai Duta GenRe.
Melalui ajang tersebut, Pemkab Magetan berharap Duta GenRe yang terpilih mampu menjadi representasi positif generasi muda sekaligus menjadi penggerak di kalangan remaja.
Para Duta GenRe diharapkan dapat menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya perencanaan kehidupan, kesehatan, pendidikan, karier, serta pembangunan keluarga kepada sesama remaja di Kabupaten Magetan.
Ajang Pemilihan Duta GenRe tidak berhenti pada malam penganugerahan, tetapi berlanjut melalui peran para duta sebagai motivator dan penggerak generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih terencana. (Totok Swa)











