Momen Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Tulungagung Dorong Generasi Muda Bijak di Era Digital

TROL, Tulungagung – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tulungagung menggelar Renungan dan Ulang Janji Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Pramuka Tulungagung, Jumat (11/9), menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian sekaligus membekali generasi muda menghadapi tantangan era digital.

Kegiatan diawali dengan sarasehan dan diskusi yang membahas berbagai langkah strategis untuk memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Tulungagung. Pembahasan diarahkan pada penguatan peran Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan upacara ulang janji. Suasana berlangsung khidmat saat para anggota Pramuka kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tulungagung, Tri Hariadi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, menyoroti pentingnya kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan perkembangan teknologi secara tepat.

“Teknologi ini sudah tidak bisa dibendung. Maka, bagaimana kita memanfaatkannya agar teknologi dapat membantu dan mempermudah kita,” ucap Tri Hariadi.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diiringi dengan kecakapan dalam memilah informasi. Generasi muda, termasuk anggota Pramuka, dituntut lebih kritis terhadap berbagai informasi yang beredar di media sosial.

Ia mengingatkan agar informasi yang diterima tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan sebelum dipastikan kebenarannya. Sikap bijak tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi keliru sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di ruang digital.

“Jangan sampai teknologi justru membawa dampak negatif. Kita harus bisa mengambil manfaatnya dan menghindari hal-hal yang tidak baik,” pesannya.

Selain renungan dan ulang janji, kegiatan tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan kepada 31 penerima Lencana Pancawarsa. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan pengabdian anggota dalam Gerakan Pramuka.

Pemberian Lencana Pancawarsa sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlangsungan Gerakan Pramuka tidak lepas dari dedikasi para anggotanya yang terus mengabdikan diri bagi organisasi dan pembinaan generasi muda.

Kegiatan ditutup dengan doa dan tasyakuran melalui pemotongan tumpeng.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Tulungagung tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai pengabdian dan pembentukan karakter. Di tengah derasnya arus digitalisasi, Gerakan Pramuka diharapkan tetap menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tidak hanya cakap menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga memiliki karakter, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *