TROL, Tulungagung – Desa Kendalbulur kecamatan Boyolangu selenggarakan musyawarah pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih. Pelaksanaan musyawarah dilakukan di balai desa setempat pada 24 April lalu.
Dengan demikian desa Kendalbulur merupakan desa yang pertama di kecamatan Boyolangu yang membentuk Koperasi Merah Putih.
Dalam kata sambutannya kepala desa Kendalbulur mengatakan ini hasil rekor nasional diharapkan seluruh desa di Indonesia untuk mendirikan Koperasi Merah Putih sesuai Intsruksi Bapak Presiden Republik Indonesia.
Berdirinya koperasi ini akan berdampak pada banyak pada masyarakat desa Kendalbulur, contohnya memutuskan matarantai bank titil (baik yang harian dan mingguan), karena sudah bekerjasama dengan BULOG juga nantinya memutus matarantai tengkulak gabah pada saat panen, apapun jenis tengkulaknya.
Koperasi Merah Putih akan mendapat bantuan dari bank sebesar 3 hingga 5 miliar dengan syarat pengurusnya harus bersih dari BI ceking.
Dan Desa Kendalbulur terkenal dengan petani tembakau, maka Koperasi Merah Putih akan membeli tembakau dengan pasaran, sehingga petani tidak dirugikan oleh tengkulak, karena besaran dana yang akan disuntikan bank melalui Koperasi Merah Putih.

Koperasi ini juga akan difasilitasi membuat gudang, gudang ini nantinya untuk menyimpan hasil panen petani yang telah dibeli oleh Koperasi. Hasil dari laba Koperasi nanti setiap akir tahun akan dikembalikan kepada anggota yang semuanya masyarakat desa Kendalbulur, bahkan juga masyarakat penerima Bansos baik itu BLT DD, PKH, BPNT.
Disini juga akan dimusyawarahkan terkait Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib yang besarannya tidak memberatkan anggotanya kelak.
Koperasi Merah Putih ini kelak juga memutus matarantai makelar/tengkulak pupuk. Pengurus Koperasi Merah Putih dipilih 5 orang dan 3 orang pengawas, kesemuanya akan dilantik.
Dalam Koperasi Merah Putih ini akan banyak unit sesuai dengan topoksinya masing-masing dan diketuai oleh masing-mading manager. Semua usaha yang dilakukan BUMN nantinya bisa dilaksanakan oleh Koperasi Merah Putih, bahkan hingga usaha klinik desa dan apotik.
Begitu besar jangkauan Koperasi Merah Putih yang didirikan di desa seluruh Indonesia akan berdampak besar juga bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat desa, dengan berdirinya Koperasi Merah Putih ini tidak menjadi beban melainkan mengangkat kesejahteraan dan kemakmuran Desa,” ungkap Kepala Desa Kendalbulur. (bw)











