TROL, Kediri – Meski harga mengalami penurunan, pengiriman cabai rawit ke pulau Kalimantan tetap tinggi mencapai 15 ton. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI), Kabupaten Kediri, Jumat (9/5) lalu.
Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Ori 212 dan Brengos 99 dengan harga 24 ribu turun 2 ribu menjadi 22 ribu per kilogram, Varietas Asmoro 043 diharga 20 ribu per kilogram. Cabai Lokal Kediri harga 17 ribu per kilogram, dan Cabai Prentol/ Tumi 99 dengan harga 17 ribu per kilogram.
“Harga CRM turun lagi, pasokan juga bertambah. Pengiriman terbesar ke Kalimantan dan bila pengiriman libur harga bisa jatuh/terpuruk,” ucap Suyono, Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri.
Untuk harga Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada MK harga 22 ribu per kilogram dan Imola dengan harga 20 ribu per kilogram. Harga Cabai Merah Keriting (CMK) untuk varietas Boos Tavi harga 25 ribu per kilogram dan Sibad diharga 23 ribu per kilogram.
Pengiriman wilayah Jabodetabek cabai besar 3 ton, cabai keriting 0,6 ton, cabai rawit 5 ton. Serapan untuk industri cabai rawit 6 ton dan pengiriman ke Kalimantan cabai rawit 15 ton, cabai keriting setengan ton, cabai besar 0,7 ton.
Pasokan Cabai Rawit Merah dari lokal Kediri, Blitar, Malang sebanyak 35 ton, untuk pasokan Cabai Merah Besar dari Kediri, Malang sebanyak 9 ton dan Cabai Merah Keriting berasal dari wilayah Kediri sebanyak 2 Ton. (*)











