TROL, Tulungagung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mengikuti Apel Pembukaan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelepasan penyu di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Selasa (21/7).
Kegiatan bertema “Sinergi Berintegritas, Kolaborasi Tanpa Batas” tersebut menjadi ajang memperkuat kesiapsiagaan personel, memastikan kesiapan peralatan, sekaligus mempererat sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan gelar peralatan merupakan momentum penting untuk mengukur kesiapan sumber daya manusia maupun sarana prasarana penanggulangan bencana.
“Melalui kegiatan ini kami memastikan personel dan peralatan selalu dalam kondisi siap digunakan. Selain itu, koordinasi dan kolaborasi lintas sektor juga terus diperkuat agar penanganan bencana dapat berlangsung secara cepat, tepat, dan terpadu,” kata Sudarmaji.
Menurutnya, keikutsertaan BPBD Tulungagung dalam Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2026 merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel sekaligus membangun kolaborasi dengan seluruh unsur penanggulangan bencana di Jawa Timur.
Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda, di antaranya Maraton Simulasi Penanggulangan Bencana dan Fun Game yang dirancang untuk mengasah kemampuan teknis, meningkatkan koordinasi lapangan, serta memperkuat kekompakan antarpetugas.
Selain apel gelar peralatan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelepasan penyu di Pantai Pancer Door sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Upaya pelestarian lingkungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pengurangan risiko bencana.
Sudarmaji menegaskan, BPBD Kabupaten Tulungagung akan terus meningkatkan kapasitas personel, kesiapan peralatan, dan sinergi lintas sektor sebagai langkah membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh.
“Semangat sinergi dan kolaborasi harus terus dijaga agar masyarakat semakin siap, tangguh, dan mampu bangkit dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (jk)











