Pergantian Kapolres Tulungagung, Plt Bupati Berharap Sinergi Perkuat Keamanan dan Pembangunan Daerah

TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan di lingkungan Kepolisian merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Kenal Pamit Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (29/7).

Menurut Ahmad Baharudin, mutasi jabatan merupakan proses yang lazim dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja aparatur. Ia berharap pergantian kepemimpinan di Polres Tulungagung semakin mempererat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan jajaran kepolisian dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

“Dengan bersinergi, berkolaborasi, dan pemikiran yang komprehensif berlandaskan paradigma baru, berbagai pekerjaan di bidang pemerintahan dan pembangunan di Tulungagung akan dapat diselesaikan secara optimal,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H. yang telah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Tulungagung. Menurutnya, selama memimpin Polres Tulungagung, AKBP Ihram berhasil membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, dan mendukung kelancaran roda pemerintahan.

“Pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Tulungagung dan meninggalkan kesan yang baik bagi masyarakat. Semoga menjadi bekal pengabdian di tempat tugas yang baru,” katanya.

Ia menambahkan, Polri memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Menurut Ahmad Baharudin, sinergi tersebut akan semakin dibutuhkan mengingat Kabupaten Tulungagung menghadapi sejumlah agenda strategis pada 2027. Selain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan pengentasan kemiskinan, daerah ini juga akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Timur serta menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Di sisi lain, potensi konflik antarperguruan silat yang masih terjadi juga memerlukan penanganan secara kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Berbagai tantangan tersebut hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat bersama Polres Tulungagung,” tegasnya.

Kepada Kapolres Tulungagung yang baru, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., Ahmad Baharudin menyampaikan harapan agar sinergi yang selama ini telah terbangun dapat terus diperkuat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Acara kenal pamit berlangsung hangat dan dihadiri jajaran Forkopimda, Kapolres dari wilayah Kediri, Blitar, dan Nganjuk, Danyon Infanteri TP 886 Panjalu Jayati, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Kepala BNNK Tulungagung, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *