TROL, Magetan – Bupati Magetan Nanik Sumantri mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai sarana memperkuat rasa syukur, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Nanik saat menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka HUT ke-81 RI di Masjid Agung Baitussalam Magetan, Minggu (9/8).
Nanik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi amal ibadah bagi semua pihak.
“Semoga sinergi yang terjalin antara semua pihak menjadi amal ibadah yang memberatkan timbangan kita semua,” ucap Nanik.
Menurut Nanik, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan. Peringatan HUT RI juga harus dimaknai sebagai bentuk rasa syukur generasi penerus bangsa atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.
“Bangsa yang besar tidak hanya dilihat dari kekuatan ekonominya, tetapi juga dilihat dari moral dan akhlaknya,” jelasnya.
Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Pengajian Akbar dinilai menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Nanik menyampaikan empat pesan kepada masyarakat Magetan. Pertama, menjadikan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Kedua, masyarakat Magetan diminta terus menjaga persatuan dan kesatuan. Ketiga, generasi muda didorong untuk terus belajar, bekerja keras, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Keempat, saya mengharap dukungan seluruh elemen masyarakat dalam rangka mewujudkan program Pemerintah Kabupaten Magetan,” katanya.
Pengajian Akbar tersebut juga menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, KH Ubaidillah Ahror atau yang akrab disapa Gus Ubed.
Dalam tausiyahnya, Gus Ubed mengangkat kisah perjuangan para sahabat Nabi dalam menyebarkan agama Islam. Kisah tersebut disampaikan sebagai motivasi agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Gus Ubed menekankan bahwa upaya manusia dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT. Karena itu, rasa syukur harus terus dipupuk dan digaungkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemerdekaan dan keberlangsungan bangsa Indonesia merupakan nikmat yang patut disyukuri. Sebab, tanpa pertolongan Allah SWT, berbagai ikhtiar manusia tidak akan mampu memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan.
Pengajian Akbar dalam rangka HUT ke-81 RI tersebut menjadi momentum untuk memadukan semangat kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga persatuan, meningkatkan keimanan, serta berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan. (Totok finews)
*sumber: prokopimkabmagetan











