Kang Suyat Buka Festival Layang-Layang Karas 2026, Meriahkan Calendar of Event Magetan

TROL, Magetan – Langit Desa Karas, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tampak semarak, Sabtu (22/8). Beragam layang-layang dengan bentuk unik, mulai dari naga, gapangan, anggalan hingga kreasi umum, diterbangkan dalam Festival Layang-Layang Karas 2026.

Kegiatan yang masuk dalam Calendar of Event Kabupaten Magetan 2026 tersebut digelar atas inisiatif Pemerintah Desa Karas dan diikuti masyarakat umum. Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, hadir langsung sekaligus membuka perlombaan.

Festival ini mempertandingkan tiga kategori, yakni Gapangan-Anggalan, Kreasi Umum, dan Kreasi Naga. Para peserta beradu kreativitas dalam membuat layang-layang sekaligus menunjukkan keterampilan menerbangkannya.

Wakil Bupati Magetan Kang Suyat mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, permainan rakyat seperti layang-layang perlu kembali diperkenalkan dan dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas masyarakat, terutama anak-anak.

“Permainan rakyat seperti ini penting untuk dihidupkan lagi di Magetan. Selain murah, anak-anak bisa main ke lapangan, sehingga tidak terus-menerus bergantung pada gadget,” tutur Kang Suyat.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki manfaat lebih luas karena tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka serta menjaga keberadaan permainan tradisional.

Festival Layang-Layang Karas 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan beragam bentuk layang-layang yang diterbangkan peserta.

Peserta dari berbagai kalangan juga menunjukkan kreativitas dan keterampilan masing-masing. Layang-layang berbentuk naga menjadi salah satu daya tarik dalam festival yang berlangsung di lapangan Desa Karas tersebut.

Pemerintah Kabupaten Magetan menilai kegiatan berbasis budaya dan kreativitas masyarakat seperti Festival Layang-Layang Karas perlu terus dikembangkan. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang interaksi warga sekaligus sarana pelestarian permainan rakyat dan tradisi lokal.

Pemkab Magetan berharap festival serupa dapat digelar secara berkelanjutan dan semakin berkembang sehingga mampu menjadi salah satu daya tarik kegiatan budaya serta kreativitas masyarakat di Kabupaten Magetan. (Totok Swa)

 

*sumber: prokopimkabmagetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *