Harumkan Nama Tulungagung, KTH Sumber Lestari Sabet Juara I Wana Lestari Nasional

TROL, Tulungagung – Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Lestari, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menorehkan prestasi di tingkat nasional. KTH Sumber Lestari berhasil meraih Juara I Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional 2026 kategori Kelompok Tani Hutan (KTH).

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Syukuran atas capaian tersebut digelar di Balai Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Jumat (21/8).

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Jumadi, M.MT., beserta jajaran, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, Kepala Desa Samar beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada KTH Sumber Lestari dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga kelompok tersebut mampu meraih penghargaan tertinggi di tingkat nasional.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya masyarakat Desa Samar dan Kecamatan Pagerwojo,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan KTH Sumber Lestari juga menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Tulungagung di momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Ia secara khusus mengapresiasi Kepala Desa Samar beserta perangkat desa serta Ketua KTH Sumber Lestari, Sungkono, yang dinilai telah bekerja keras mempersiapkan berbagai kebutuhan selama proses penilaian Penghargaan Wana Lestari.

Ahmad Baharudin menegaskan, makna penghargaan tersebut tidak sebatas pada nilai nominal maupun materi yang diterima. Lebih dari itu, capaian KTH Sumber Lestari mencerminkan keberhasilan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.

“Penghargaan ini bukan hanya soal materi. Ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan,” katanya.

Ia berharap capaian KTH Sumber Lestari dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi masyarakat dan kelompok tani hutan lainnya di Tulungagung.

Menurutnya, potensi hutan harus terus dijaga dan dikembangkan secara bijak sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan ekosistem.

“Mari kita lestarikan hutan kita agar ekosistemnya tetap terjaga,” pungkasnya.

Prestasi KTH Sumber Lestari tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya masyarakat di tingkat desa dalam menjaga hutan dan lingkungan mampu menghasilkan prestasi hingga tingkat nasional. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *