TROL, Madiun – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menegaskan bahwa anggaran daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2027 harus difokuskan pada program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD 2027 dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (27/10).
Dalam jawabannya, Hari Wuryanto mengapresiasi berbagai saran, masukan, dan rekomendasi yang disampaikan seluruh fraksi DPRD. Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan penyempurnaan kebijakan anggaran agar pelaksanaan pembangunan lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Salah satu fokus pemerintah daerah adalah memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi, digitalisasi pelayanan, serta peningkatan pengelolaan aset daerah. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kapasitas fiskal daerah dalam membiayai program pembangunan.
Selain penguatan pendapatan, Pemkab Madiun juga memprioritaskan penanganan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta percepatan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati juga menegaskan bahwa berbagai rekomendasi DPRD akan menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan. Dengan pengelolaan anggaran yang lebih terarah, setiap program diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Usai rapat paripurna, Hari Wuryanto menekankan pentingnya peningkatan kinerja seluruh perangkat daerah. Menurutnya, inovasi dan kualitas pelayanan publik harus terus diperkuat agar Kabupaten Madiun dapat memperoleh dukungan program maupun tambahan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kita harus bekerja maksimal, bekerja dengan baik, menghadirkan inovasi, dan memberikan layanan yang baik agar mampu menjemput anggaran dari pusat demi mendukung pembangunan Kabupaten Madiun,” tuturnya.
Ia berharap, pembahasan Raperda APBD 2027 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong kemajuan Kabupaten Madiun. (*)
*sumber: prokopimkabmadiun











