Wabup Ahmad Baharudin Hadiri Safari Ramadhan 1447 H di Ponpes Al-Badru Ngantru

foto: wabup ahmad baharudin memberikan sambutan

TROL, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Badru Alaina (Ponpes Al-Badru), Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Selasa (10/3) malam.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan.

“Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan,” ucap Wabup Ahmad Baharudin.

Wabup Ahmad Baharudin menambahkan, memasuki malam ke-21 Ramadhan 1447 Hijriah, kegiatan Safari Ramadhan hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.

“Momentum Ramadhan ini mari kita jadikan sebagai sarana memperkuat ikatan persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menjalin komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tulungagung,” tuturnya.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan tersebut, pemerintah daerah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan tausyiah keagamaan serta pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Safari Ramadhan ini dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., perwakilan Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Kecamatan Ngantru, para camat se-Kabupaten Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat. (jk)

#prokopimtulungagung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *