Pemkab Madiun Gelar Sarasehan Kamtibmas di Geger, Perkuat Sinergi Tiga Pilar dan Perguruan Silat

TROL, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Harmonisasi Kamtibmas Tiga Pilar bersama Paguyuban Kampung Pesilat Kecamatan Geger di Pendopo Kecamatan Geger, Senin (6/4). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan sinergi lintas elemen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Forum tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, hingga perguruan pencak silat. Hadir dalam kegiatan itu Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), jajaran Forkopimcam Geger, para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ketua ranting perguruan silat se-Kecamatan Geger.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa kamtibmas merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga perguruan silat.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dijaga sendiri. Semua pihak harus terlibat aktif, termasuk perguruan silat yang memiliki peran besar di tengah masyarakat,” ucapnya.

Bupati juga mendorong penguatan kembali sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat, seperti poskamling dan siskamling, serta peningkatan kewaspadaan melalui deteksi dini potensi konflik sosial.

Menurutnya, sarasehan tersebut menjadi langkah konkret untuk menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kecamatan Geger yang memiliki dinamika aktivitas kepemudaan cukup tinggi.

“Untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif, khususnya di Kecamatan Geger, perlu antisipasi terhadap berbagai kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan anak-anak muda,” katanya.

Selain itu, Pemkab Madiun berencana menghidupkan kembali kegiatan poskamling melalui berbagai inovasi, termasuk lomba antarwilayah dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Madiun.

“Kami minta poskamling digiatkan kembali. Nanti bisa dikembangkan, misalnya dengan lomba poskamling atau kegiatan kreatif anak muda agar lebih bermanfaat,” tambahnya.

Melalui sarasehan ini, Pemkab Madiun berharap terbangun komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. (*)

 

#prokopimkabmadiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *