Aceh  

Kejar 5G dan Smart City, Wali Kota Sayuti Abubakar Minta Dukungan Pusat

TROL, Lhokseumawe – Wali Kota Sayuti Abubakar meminta dukungan percepatan pengembangan kota cerdas dan jaringan 5G saat bertemu Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Senin, (4/5). Pemerintah pusat menyatakan akan mengevaluasi kualitas jaringan di Lhokseumawe menyusul berbagai kendala infrastruktur digital di daerah tersebut.

Dalam pertemuan itu, Sayuti menyoroti keterbatasan fiskal daerah yang menghambat pembangunan infrastruktur teknologi informasi. Padahal, kebutuhan konektivitas dinilai mendesak seiring aktivitas industri migas dan keberadaan sejumlah perguruan tinggi di Lhokseumawe.

Ia menyebut jaringan 5G menjadi kebutuhan penting, terutama untuk mendukung operasi industri. Selain itu, pemerintah kota juga mendorong integrasi command center guna memperkuat layanan publik, sistem keamanan, dan pengambilan keputusan berbasis data secara real time.

Sejumlah persoalan teknis turut disampaikan, mulai dari kualitas layanan 4G yang belum merata di sejumlah gampong, gangguan jaringan pascabencana hidrometeorologi, hingga keterbatasan cakupan layanan digital. Kondisi ini dinilai menghambat target digitalisasi seluruh gampong, baik untuk administrasi pemerintahan maupun pengembangan ekonomi berbasis teknologi.

Menanggapi hal itu, Nezar menyatakan kementeriannya akan melakukan pengecekan berkala terhadap kualitas jaringan serta mendorong peningkatan layanan digital di wilayah yang belum terjangkau optimal.

Pertemuan juga menyinggung pengembangan ekosistem digital, termasuk rencana pembentukan cloud ecosystem, penguatan konektivitas data, serta pembangunan ruang kreatif dan pusat inovasi digital untuk mendorong lahirnya wirausaha teknologi lokal.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak membahas langkah strategis, antara lain percepatan pembangunan 5G, integrasi command center, optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta pengembangan startup lokal. Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap upaya tersebut dapat mempercepat transformasi digital dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. (Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *