Tutup Pelatihan Kepemimpinan, Kang Suyat Minta Pejabat Peka Terhadap Persoalan Masyarakat

TROL, Magetan – Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat meminta para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan tidak sekadar menjalankan tugas secara administratif, tetapi mampu menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kang Suyat saat menghadiri penutupan Pelatihan Kepemimpinan bagi pejabat administrator di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Jumat (30/10).

Dalam sambutannya, Kang Suyat menegaskan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak cukup diukur dari penyelesaian pekerjaan di atas meja. Lebih dari itu, diperlukan kepemimpinan transformatif yang mampu menjawab persoalan di lapangan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia mengingatkan bahwa tugas utama aparatur pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pejabat dituntut hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi, sekaligus memberikan solusi melalui kebijakan dan program kerja yang tepat sasaran.

Sejumlah persoalan riil, seperti tantangan di sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan, menjadi perhatian yang perlu dipahami secara langsung oleh para pejabat. Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak hanya sebatas memenuhi target administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kang Suyat juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Ia berharap kompetensi kepemimpinan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung terwujudnya world class bureaucracy atau birokrasi berkelas dunia.

Menurutnya, birokrasi yang berkualitas membutuhkan pejabat struktural dengan kompetensi kepemimpinan kolaboratif, strategis, berorientasi pada kinerja, serta memiliki kemampuan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.

Pelatihan kepemimpinan tersebut diikuti 40 pejabat administrator di lingkungan Pemkab Magetan, terdiri atas 28 laki-laki dan 12 perempuan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Magetan berharap para pejabat administrator mampu menjadi pemimpin yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Penguatan kapasitas kepemimpinan tersebut diharapkan tidak berhenti pada sertifikat pelatihan, melainkan diwujudkan melalui kinerja nyata, peningkatan pelayanan publik, dan penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat. (Totok Swa)

 

*sumber: prokopimkabmagetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *